Locations of visitors to this page CATATAN PELAJARAN

Selasa, 24 Agustus 2010

NOMOR INDUK SISWA NASIONAL SD ATTAUFIQ JAMBI ALUMNI 2010

Sekolah SDS ATTAUFIQ JAMBI << Pilih Sekolah Lain
Detil Data Alumni per Sekolah
Siswa - Alumni
Tingkat
No. NISN Nama Kelamin Detil
1 9968252601 Adi Pati Pratama L Detil
2 9987911796 Aditya Kriswanto L Detil
3 9978055490 Aditya Nur Utomo L Detil
4 9987911737 Adytia Wardani L Detil
5 9987911762 Afifah Karmila P Detil
6 9987911785 Akbar Chusnein L Detil
7 9978055519 Akbar. F L Detil
8 9987911794 Albella Desyta P Detil
9 9987911711 Amarullah L Detil
10 9978055573 Ana Karenina P Detil
11 9978055517 Andino Bakti L Detil
12 9978055528 Andre leon L Detil
13 9987911742 Andrew Prawijaya L Detil
14 9987911781 Andy L Detil
15 9968252604 Angga Hayuari L Detil
16 9968252537 Angga Herdiansyah L Detil
17 9968252543 Anggarda Eka L Detil
18 9978055484 Anisa Mawarni P Detil
19 9978055516 Antrissa Faradillah P Detil
20 9968252578 Ardea Jesica P Detil
21 9987911725 Ari Nasrul Gunawan L Detil
22 9968252649 Astuti P Detil
23 9978055556 Ayu Aulia P Detil
24 9968252600 Bakhtiar Halim L Detil
25 9978055526 Balqis Dwi Cahyani P Detil
26 9987911724 Caesar Samcandra L Detil
27 9987911729 Calvin Verel Santoso L Detil
28 9987911752 Chelsea Teresa P Detil
29 9968252586 Chintya Suci Edriani P Detil
30 9987911799 Christianto Irawan L Detil
31 9987911735 Christine Silviani P Detil
32 9987911774 Cindy Caroline P Detil
33 9987911757 Cindy Yie P Detil
34 9987911739 Daniel Leonardo L Detil
35 9987911723 Dany Hernowo L Detil
36 9987911754 David Wijaya L Detil
37 9978055543 Deden Naupal Gumelar L Detil
38 9968252558 Dellanda Emsza Noer P Detil
39 9981842641 Denni Alfiandi S L Detil
40 9987911744 Dessy Ratnasari P Detil
41 9987911746 Desy Chandrawati P Detil
42 9987911749 Devina P Detil
43 9987911705 Dhanu Seno Ganang L Detil
44 9968252608 Dharma Magga Putra. L L Detil
45 9978055477 Dimas El Islami L Detil
46 9978055529 Dinda P Detil
47 9978055513 Dino Jeriyanto L Detil
48 9968252624 Dipa Nusantara Hatta L Detil
49 9968252627 Divya Koemala P Detil
50 9987911779 Dyandra Caesar L Detil
51 9987911765 Eka Lestari L Detil
52 9968252622 Erik P Detil
53 9978055552 Erika Sari P Detil
54 9998278335 Fanddy L Detil
55 9987911777 Farah Kandita P Detil
56 9978055565 Faris Nabila Arsyad P Detil
57 9978055515 Farrel Vito R.S L Detil
58 9968252552 Fatihatur Rahmah P Detil
59 9987911719 Febriansyah L Detil
60 9998278334 Felddy L Detil
61 9987911789 Felia Novianty P Detil
62 9978055473 Felicia Frenzka R P Detil
63 9978055537 Ferdianto The L Detil
64 9978055520 Fiona Carolina P Detil
65 9987911751 Friska P Detil
66 9987911770 Fulan Septian Agung L Detil
67 9987911741 Ganang Hambar L Detil
68 9987911750 Ghusan Ghatfan. H L Detil
69 9987911766 Hansvin Tandi Sugata L Detil
70 9978055563 Harry Fahlani L Detil
71 9987911776 Haryanto L Detil
72 9998278346 Helen Arynda P Detil
73 9987911790 Hendra Wijaya L Detil
74 9978055545 Imam Ahmad L Detil
75 9987911756 Jefry Chandra L Detil
76 9978055521 Jesica Felicia P Detil
77 9987911788 Jimmy L P Detil
78 9987911753 Jonathan Thomas L Detil
79 9987911728 Kevin L Detil
80 9987911748 Kevin L Detil
81 9987911707 Kevin Canedy L Detil
82 9998278354 Kevin Rahmat L Detil
83 9987911732 Krisna Aditya. R L Detil
84 9987911771 Kurnia Septiadi L Detil
85 9987911730 Lavenia Wijaya P Detil
86 9987911780 Leandro Limjadi L Detil
87 9987911775 Lenny Hendryati P Detil
88 9987911764 Leonardo Augustrie Pratama L Detil
89 9987911763 Leonardo Wirawan L Detil
90 9987911797 Leonardo Wirianda L Detil
91 9987911713 Lifia Feby.W P Detil
92 9987911727 Lifiana P Detil
93 9987911786 Lioni Anggraini P Detil
94 9987911792 M. Anshori Aziz L Detil
95 9978055568 M. Bagastama Pane L Detil
96 9978055533 M. Dafala Akbar L Detil
97 9987911717 M. Febrianto L Detil
98 9978055572 M. Havist Ferdinda L Detil
99 9978055547 M. Nur Ade Saputra L Detil
100 9998278330 M. Yazid Zidane L Detil
101 9978055492 Maizaleni P Detil
102 9987911740 Marhaen Halim L Detil
103 9987911736 Marjohan L Detil
104 9987911738 Mellisa Puspita Sari P Detil
105 9998278331 Mia gladesia P Detil
106 9968252637 Michael L Detil
107 9978055500 Nabila Aufa Nadya P Detil
108 9978055518 Natasha Syamimi P Detil
109 9968252590 Natashya Rizkila Anjani P Detil
110 9987911731 Naufal Rayhan L Detil
111 9978055514 Nindy Anisa P Detil
112 9968252645 Novi Triyanti P Detil
113 9987911791 Nur Kartika Achmalia P Detil
114 9978055550 Octaviani A.G P Detil
115 9987911734 Olivia Sierenlo L Detil
116 9998278333 Pitnia Ayu P Detil
117 9978055491 Purnama Sani P Detil
118 9978055497 Puspita Dewi Kameron P Detil
119 9987911795 Putri Maya Sari P Detil
120 9987911747 R. Bagus Satrio L Detil
121 9968252588 Rahmat Basito L Detil
122 9987911761 Ranny Putri Nuraini P Detil
123 9978055523 Regita Ayu. C P Detil
124 9987911743 Rian Lie L Detil
125 9978055564 Ricky Darmawan L Detil
126 9968252545 Ricky Kurniadi L Detil
127 9987911721 Rifqi Pradana L Detil
128 9987911793 Rio Wagiri L Detil
129 9978055534 Rita Agustin P Detil
130 9987911712 Rossana Dwi Utari P Detil
131 9987911758 Rossaninda Pramitha P Detil
132 9987911745 Rudi Tanu Wijaya L Detil
133 9987911708 Sabiqah Amany Ifkar P Detil
134 9987911769 Salma Azia Hade P Detil
135 9978055469 Salman Alfarisi Ryan L Detil
136 9987911778 Salsabila Tadya. HSB P Detil
137 9987911767 Shella P Detil
138 9968252635 Siti Nurcahya P Detil
139 9987911726 Steven L Detil
140 9987911782 Stevenson L Detil
141 9968252568 Tandre Evriyadi L Detil
142 9987911798 Teresya Dewi P Detil
143 9978055478 Tiara Randi Putri P Detil
144 9978055551 Topan Heru .P L Detil
145 9987911783 Trisna Puspa Sari P Detil
146 9968252587 Utama Ladunni P Detil
147 9998278332 Vanny Violend P Detil
148 9972047655 Veren Effendy P Detil
149 9978055548 Veren Stephanie P Detil
150 9968252571 Victory Ilham Tamtomo L Detil
151 9987911768 Vioni Lorensa P Detil
152 9978055538 Wahyu Christopan L Detil
153 9987911773 Widyana Stefanie P Detil
154 9987911784 William L Detil
155 9987911759 William Josepha L Detil
156 9968252621 Willyanti P Detil
157 9987911772 Windy Umpusila P Detil
158 9978055487 Wisnu Aryo Rudanto L Detil
159 9987911760 Wisnu Bawana L Detil
160 9987911755 Yoga Darma Putra L Detil
161 9978055506 Yuana Dianis Eka Putri P Detil
162 9987911704 Yvone Phuan Safira P Detil
163 9987911706 Zhafirah R P Detil

Selasa, 13 Juli 2010

Ilegal Logging, Indonesia Tak Mencegahnya?

legal Logging, Indonesia Tak Mencegahnya?
Diterbitkan Maret 30, 2009 Uncategorized 23 Komentar - komentar
Tag:alabio, danau panggang, illegal logging, indonesia, kab. hulu sungai utara

Author: Suhadi

Apa yang dilakukan pemerintah untuk mencegah illegal logging dan pengrusakan hutan di Indonesia? Hmm… kayaknya belum ada! Memang kita bisa/biasa melihat selama beberapa tahun ini kepolisian melakukan penangkapan terhadap armada-armada (laut, sungai, atau darat) pengangkut kayu log (gelondongan) atau kayu-kayu setengah jadi. Selebihnya, adakah usaha lain yang lebih baik?

Pemerintah sepertinya tidak memperhatikan atau bahkan mengabaikan (?) tindakan pencegahan. Berapa anggaran yang disediakan pemerintah untuk mengawasi hutan-hutan kita di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua, atau pulau-pulau lainnya? Armada apa yang dipergunakan? Helikopter? Lanjutkan membaca ‘Illegal Logging, Indonesia Tak Mencegahnya?’
Setahun suhadinet.wordpress.com (Yuk Ngintip Statistiknya…)
Diterbitkan Maret 27, 2009 Uncategorized 34 Komentar - komentar

Author: Suhadi

Tak terasa, hari ini sudah tanggal 27 Maret 2009. Berarti sudah setahun saya ikut bloging. Banyak manfaat yang telah dipetik, dari ketemu sahabat-sahabat baru hingga sahabat-sahabat lama yang tiba-tiba ketemu lagi di dunia maya-internet.

Sekedar merefleksi perjalanan saya dalam kegiatan yang penuh manfaat ini saya akan perlihatkan bagian dapur saya. Yuk simak beberapa screenshoot yang saya ambil dari dashboard suhadinet…. Lanjutkan membaca ‘Setahun suhadinet.wordpress.com (Yuk Ngintip Statistiknya…)’
Motivasi Belajar—Gunakan Pendekatan Belajar Tuntas (Mastery Learning)
Diterbitkan Maret 26, 2009 Uncategorized 25 Komentar - komentar
Tag:mastery learning, motivasi belajar, motivasi intrinsik, pendekatan belajar tuntas

Author: Suhadi

Mengobarkan motivasi belajar dalam diri siswa (motivasi intrinsik) dapat dilakukan oleh seorang guru yang mempunyai kesabaran. Setiap siswa adalah individu yang unik, yang mempunyai tingkat kemampuan, minat, dan bakat yang berbeda-beda, baik dalam hal intensitas maupun arah. Guru yang mempunyai tingkat kesabaran tinggi akan dapat menunjukkan kepada siswa-siswanya bahwa semua orang mampu mempelajari sesuatu (termasuk materi ajar di kelas), walaupun dengan alokasi waktu dan upaya yang berbeda-beda. Pendekatan belajar tuntas (mastery learning) dapat dilaksanakan dan mempunyai efek meningkatkan motivasi belajar intrinsik. Pendekatan ini mengakui dan mengakomodasi semua siswa yang mempunyai berbagai tingkat kemampuan, minat, dan bakat tadi asal diberikan kondisi-kondisi belajar yang sesuai. Adanya alokasi waktu khusus untuk remedial dan pengayaan dalam penerapan KTSP di sekolah-sekolah memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk menuntaskan belajarnya pada suatu kajian.

masing-masing siswa membutuhkan alokasi waktu dan upaya yang berbeda-beda untuk menguasai suatu materi ajar

masing-masing siswa membutuhkan alokasi waktu dan upaya yang berbeda-beda untuk menguasai suatu materi ajar
Pada pembelajaran yang menggunakan pendekatan belajar tuntas (mastery learning), siswa-siswa yang mengalami kesulitan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan akan mendapatkan pelajaran tambahan (remedial) agar mereka juga bisa sukses melewati kajian itu. Sedangkan bagi siswa yang berhasil tuntas menguasai kajian tersebut dapat diberikan program pengayaan (enrichment). Satu hal penting yang harus diingat dalam penerapan pendekatan belajar ini adalah: Penggunaan komunikasi yang tepat memegang peranan sangat penting. Ini berkaitan dengan upaya agar siswa yang lamban tidak merasa rendah diri, dan siswa yang cepat menguasai suatu kajian tidak menjadi tinggi hati. Juga, kemungkinan efek bahwa mengulang-ulang suatu kajian dan kebutuhan waktu yang banyak untuk menguasai suatu materi ajar bagi siswa yang lamban sebagai sesuatu yang memalukan harus Lanjutkan membaca ‘Motivasi Belajar—Gunakan Pendekatan Belajar Tuntas (Mastery Learning)’
Jerami 8
Diterbitkan Maret 23, 2009 cerpen 11 Komentar - komentar
Tag:cerbung, cerpen, jerami, novel, sainfiksi, science fiction

Author: Suhadi

Baca dulu ………….Jerami 7

Di Kota Kecamatan Pandan Barambang, di Kantor Polisi Sektor, tampak beberapa orang petugas sedang melayani pengaduan warga. Kegemparan di Desa Sisir Punduk telah mengawali kejadian ini. Seorang anak berumur delapan tahun, bernama Muji telah menghilang. Muji di duga tersesat masuk ke dalam Hutan Beringin yang angker di tepi desa.

Seorang perempuan berumur empatpuluhan, Bu Hasnah dan seorang lelaki, Pak Jarin duduk di kursi berseberangan meja dengan Pak Darto. Perempuan itu tak berhenti-henti menagisi anaknya, Muji. Sang suami berusaha menenangkannya tapi seakan tak berhasil karena hatinyapun tak kalah gundah.
“Jadi kapan Muji terlihat?” tanya Pak Darto sambil mengetik keyboard komputernya.
“Terakhir mereka bermain bola di tepi desa bersama kawan-kawannya kemarin pagi.”
“Teman-temannya tak ada yang tahu ke mana Muji pergi setelah bermain bola?”
“Tidak ada, Pak. Setelah bermain bola mereka pulang. Tak ada yang memperhatikan apakah Muji juga pulang.”
“Yakin anak itu tersesat di dalam Hutan Beringin? Bukannya bermain di sungai atau tempat lainnya setelah bermain bola?”
“Yakin benar sih tidak Pak, cuma yang jelas anak itu tak pernah berani main ke sungai. Ia tak pandai berenang. Dan sudah beberapa kali anak-anak hilang dan tersesat di Hutan Beringin sebelum ini. Kami juga menemukan sandalnya yang tertinggal di sawah itu.” Seorang penduduk lainnya memberikan masukan.

Pak Darto mengetik lagi di keyboardnya.

“Selain Muji, Si Acin yang tinggal di tepian Hutan Beringin juga menghilang Pak. Ia tak pernah lagi muncul. Mungkin penunggu hutan itu sedang marah dengan penduduk, Pak.” Seru salah seorang penduduk yang ikut mengantar ayah dan ibu Muji melapor.

“Jadi selain Muji, ada juga seorang warga yang menghilang. Warga itu bernama Acin?” Tanya Pak Darto sambil mengelus kumis tebalnya.

“Benar, Pak. Acin itu pemuda yang agak terbelakang mental. Pondoknya tak jauh dari tempat anak-anak bermain bola itu.” Sambung sang pelapor lainnya.

“Baiklah. Laporan Bapak-Bapak saya terima. Kita sebaiknya berkoordinasi dengan kepala desa agar dapat membantu mengerahkan warga untuk mencari Muji di hutan itu. Kita perlu banyak orang. Bapak-Bapak pasti maklum kalau kami tak punya cukup orang di kantor polisi ini untuk melakukan pencarian. Bagaimana?”

“Tentu, Pak. Kami sudah berbicara dengan kepala desa, sekarang beliau memang tidak bisa ikut ke sini karena ada urusan keluarga di Amuntai.”

“Bagus! Tapi kita harus bergerak cepat. Kalau benar anak itu tersesat di sana kita harus segera menolongnya.”

Mendengar itu, semua orang manggut-manggut memaklumi. Bisa dibayangkan bagaimana keadaan seorang anak sekecil Muji yang hanya berumur delapan tahun di tengah Hutan Beringin yang angker itu. Si perempuan yang merupakan ibu Muji itu semakin terisak. Beberapa saat saja, orang-orang itu segera meninggalkan tempat itu, selain Pak Darto ada dua orang polisi muda lain yang mengikuti mereka itu melakukan pencarian.

***

Di sebuah rumah kecil yang agak terpencil dari rumah-rumah lainnya karena dikelilingi kebun singkong yang amat luas, seorang perempuan yang dikenal dengan nama Mak Antung sedang mencoba mengobati seorang pasien. Pasien itu adalah seorang anak kecil berumur sekitar sepuluh tahun.
Lanjutkan membaca ‘Jerami 8′
KKG Guru Kelas III di SDN Sarang Burung
Diterbitkan Maret 20, 2009 about me 13 Komentar - komentar

Author: Suhadi

Sepanjang perjalanan dari sekolah menuju acara Kelompok Kerja Guru Kelas III tingkat SD/MI di SDN Sarang Burung Kecamatan Danau Panggang saya melihat awan keperakan menggantung di langit. Di arah utara, awan hitam berarak pelan. Barangkali mau turun hujan lagi. Semilir angin sejuk menemani perjalanan.

Bersama saya, beriringan Pak Khairil Anwar, seorang Fasilitator Pendidikan untuk Proyek Pilot Pendidikan yang bersasaran daerah tertinggal seperti Kecamatan Danau Panggang. Kami sama-sama mengendarai sepeda motor.

“Kita harus lewat jalan memutar, Pak.” Serunya dari arah belakang saya. “Tidak bisa lewat tanggul. Tanahnya becek dan lengket. Sepeda motor bisa amblas di jalan itu.”

Memang, hujan lebat yang turun tadi malam membuat jalan tanggul menuju Desa Sarang Burung yang panjangnya beberapa kilometer itu menjadi becek dan lengket. Saya sendiri sebenarnya belum pernah lewat jalan tanggul. Ini adalah pengalaman pertama kali ke Desa Sarang Burung.

Desa Sarang Burung seperti beberapa desa terpencil lainnya di Danau Panggang, seringkali berada di tengah-tengah rawa. Penduduknya kebanyakan bermatapencaharian sebagai nelayan air tawar. Jumlah penduduknya juga tidak banyak. Sarang Burung boleh jadi merupakan desa pemekaran dari Desa Telaga Mas, yang letaknya agak lebih dekat ke jalan aspal.

KKG guru kelas III tingkat SD/MI selalu menantang. Sebulan yang lalu saya menjadi narasumber di SDN Longkong. Sekolah ini tak jauh beda dengan SDN Sarang Burung, juga terletak di tengah-tengah rawa. Pengalaman yang tak mungkin terlupa saat itu adalah: saya salah mengambil arah waktu mau pulang. Bukannya menuju jalan besar dan keluar dari Desa Longkong, malahan saya mengarahkan sepeda motor menuju ujung desa yang menurut para penduduk akan menuju Desa Manarap. Ada-ada saja.

“Lalu kita lewat mana, Ril?” Saya memang biasa langsung menyebut nama kepada Pak Khairil Anwar. Saya menanggalkan kata ‘Pak’ di depan namanya. Dia lebih senang dipanggil begitu. Mungkin karena umurnya jauh lebih muda dari saya. Beda sepuluh tahunan.

“Lewat Desa Telaga Mas.”

“Jadi kita lewat titian panjang?” tanya saya lagi.

Khairil mengangguk.

Saya tersenyum kecut.

Asal tahu saja, Desa Telaga Mas dihubungkan dari jalan aspal Alabio-Danau Panggang oleh titian dari kayu ulin yang kondisinya rusak parah. Banyak kayu-kayunya yang telah patah. Khairil sendiri, pernah tercebur bersama sepeda motornya. Walhasil, laptopnya rusak dan hpnya hilang. Terjun bebas ke air rawa yang kedalamannya berkisar dari sedada orang dewasa hingga 2 meteran. Peristiwa itu terjadi sekitar setahun yang silam. Belum lagi masalah mengangkat sepeda motor dari dalam rawa, perlu tenaga beberapa orang penduduk dan peralatan seperti tali atau katrol.

Akhirnya kamipun tiba di depan titian panjang dari kayu ulin selebar 160cm. Tanpa pagar. Saya meminta Khairil yang duluan di depan, soalnya dia lebih sering lewat sini. Saya sendiri, beberapa kali pernah lewat di titian ini. Alhamdulillah belum pernah jatuh. Cuma ya itu, sering nahan napas dan jantung jadi deg-degan. Bikin gugup.

Titian yang bikin spot jantung itu

Titian yang bikin spot jantung itu
Khairil melaju. Namun, hanya beberapa saat saja segera melambat karena banyaknya bagian titian yang rusak. Bahkan saya yang di belakangnya harus ekstra hati-hati. Bagaimana tidak. Titian itu benar-benar bikin spot jantung. Beberapa kali saya turun dari sepeda motor membetulkan letak papan-papan yang hampir jatuh karena lepas tercabut pakunya. Lihat saja contohnya di foto berikut. Mata saya hanya tertuju pada papan-papan lantai titian itu. Bolong dan patah di mana-mana. Kadang-kadang ban sepeda motor hanya berjalan di atas gelagar (kayu balok ukuran 5cm x 5cm) penyangga papan. Papan-papannya sendiri telah patah dan lepas. Perjalanan menjadi terasa lama sekali.

Ternyata yang takut-takut melintasi titian itu tak cuma saya. Beberapa ratus meter di depan, saya melihat iring-iringan para guru kelas III peserta KKG. Ibu-ibu guru terpaksa menuntun sepeda motor. Beberapa yang berboncengan juga harus turun. Perjuangan yang luar biasa untuk sebuah kegiatan KKG? Saya pernah mempertanyakan kepada mereka mengapa KKG kadang-kadang diadakan di tempat yang sulit dijangkau. Jawab mereka, “Agar ada pergantian tempat saja. Guru-guru lain biar tau bagaimana kondisi sekolah-sekolah yang terpencil. Biar sekolah-sekolah yang terpencil itu juga mendapat kesempatan didatangi pihak-pihak terkait semacam pengawas, atau orang-orang Dinas Pendidikan.”

Setelah melewati Desa Telaga Mas, kamipun akhirnya memasuki Desa Sarang Burung. Sebuah desa di atas air. Rumah-rumah panggung berjejer di kanan kiri titian. Anak-anak usia sekolah yang tak bersekolah bermain-main di beranda rumah. Rupanya banyak anak yang putus sekolah atau barangkali memang tak pernah sekolah. Penasaran apakah mereka murid kelas I dan II yang sudah pulang sekolah? Saya tengok jam di hp dalam saku celana, saat itu masih jam sembilan pagi. Saya coba berpikir positif, anak-anak itu tentu anak-anak kelas I dan II yang dipulangkan lebih awal karena ruang kelas mereka dipakai untuk kegiatan KKG nanti.

Halaman sekolah berair dan dipenuhi enceng gondok-mereka tak punya lapangan olahraga

Halaman sekolah berair dan dipenuhi enceng gondok-mereka tak punya lapangan olahraga
Sekolah yang dituju akhirnya terlihat juga di depan mata saya. Ada banyak anak-anak berseragam merah putih. Beberapa guru peserta KKG berbincang-bincang dan hamparan enceng gondok di tengah-tengah halaman sekolah yang berbentuk huruf U.

Setelah menunggu beberapa peserta lain akhirnya acara KKGpun dilaksanakan. Semua berjalan lancar seperti yang diharapkan, kecuali para petugas konsumsi yang terjebak di jalan tanggul yang becek dan lengket. Oleh sebab itu, acara makan siang setelah KKG selesai sedikit agak tertunda.

Sesi diskusi pada KKG di SDN Sarang Burung

Sesi diskusi pada KKG di SDN Sarang Burung
Pada perjalanan pulang gerimis menyirami iring-iringan kami: guru-guru SD/MI kelas III, pengawas TK/SD dari UPT Danau Panggang, kawan-kawan dari Pilot Pendidikan, Tim Teknis Pendidikan yang bersepeda motor di atas titian itu.

Pengarang

Komunikasi Pembelajaran yang Efektif

Komunikasi Pembelajaran yang Efektif
Diterbitkan Mei 21, 2009 bahan bacaan 36 Komentar - komentar
Tag:guru efektif, komunikasi pembelajaran, pembelajaran yang efektif

Author : Suhadi

Bahasa yang digunakan dan proses berpikir yang sedang dilakukan seorang guru sangat berkaitan erat dengan kejelasannya dalam berkomunikasi dengan siswa-siswanya. Komunikasi yang jelas dalam sebuah pembelajaran adalah salah satu syarat pembelajaran dapat berlangsung efektif. Jadi bila kita ingin menjadi guru yang efektif, marilah kita bersama-sama memperbaiki kemampuan kita berkomunikasi kepada siswa-siswa kita pada setiap pembelajaran yang kita laksanakan. Setuju?

Ada beberapa komponen dalam komunikasi pembelajaran yang efektif, yaitu: (1) penggunaan terminologi yang tepat; (2) presentasi yang sinambung dan runtut; (3) sinyal transisi atau perpindahan topik bahasan; (4) tekanan pada bagian-bagian penting pembelajaran; dan (5) kesesuaian antara tingkah laku komunikasi verbal dengan tingkah laku komunikasi nonverbal.

Yuk kita pertajam satu-satu. ;)

Penggunaan terminologi yang tepat akan mencegah siswa-siswa dari kebingungan, keragu-raguan, dan kerancuan pada pemahaman siswa. Guru yang efektif berkomunikasi akan menggunakan terminologi yang tepat. Ingat, banyak istilah-istilah khusus yang berbeda makna pada konten pelajaran yang berbeda bukan? Yah, taruh contoh mudah misalnya begini. Guru fisika tidak boleh sembarangan menyebut berat dan massa karena dua istilah ini mempunyai makna yang berbeda. Sebagaimana yang banyak saya lihat, guru-guru kadang-kadang keceplosan menyebut istilah massa dengan istilah berat karena pengaruh dari penggunaan bahasa sehari-hari yang jarang sekali menggunakan istilah massa. Selain itu, masih terkait dengan penggunaan terminologi yang tepat ini, guru juga sebaiknya mengurangi atau menghindari penggunaan kata-kata: barangkali, bisa saja, mungkin, kadang-kadang, atau kata-kata sejenis yang juga akan menimbulkan keraguan siswa, ketidakpastian, bahkan sebagai efek negatif lainnya siswa dapat menganggap guru tidak siap, kurang paham dengan apa yang sedang dibicarakannya, atau gugup. Ketidakpercayaan pada kemampuan atau kesiapan guru sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa.

Presentasi harus sinambung dan runtut? Ya iyalah… masa iya dong, he..he… !!!
Ini masuk akal sekali bukan? Melakukan presentasi yang bagus memang gampang-gampang susah. Gampang, kalau kita memang sudah memikirkan apa yang akan kita bicarakan di kelas. Susah, kalau kita masuk kelas tanpa perencanaan tentang apa yang mau disampaikan. Peresentasi yang sinambung dan runtut itu merupakan salah satu aspek penting dalam kejelasan komunikasi guru yang efektif. Cirinya adalah, presentasi atau diskursus tidak terdistraksi oleh hal-hal yang tidak penting, apalagi yang sama sekali tak ada kaitannya dengan pembelajaran. Presentasi fokus pada hal-hal yang memang ingin dibicarakan. Singkatnya, gak ngalor-ngidul gitu.

Sinyal trasisi atau perpindahan topik bahasan adalah poin penting lain dalam komunikasi pembelajaran yang efektif. Sinyal transisi memungkinkan siswa mengetahui kapan suatu segmen bahasan atau topik berakhir dan dilanjutkan dengan bahasan atau topik baru. Tak semua siswa dengan mudah dapat menyadari segmen-segmen bahasan pembelajaran. Jadi, alangkah baiknya jika kita beranjak dari satu bahasan ke bahasan lainnya mereka kita beri sinyal. Misalnya dengan cara seperti ilustrasi di baah ini:

“Baiklah anak-anak, tadi kita sama-sama sudah melihat contoh-contoh mendiskusikan tentang ciri-ciri daun tumbuhan dikotil yang mempunyai urat daun menjala atau retikulata, sekarang kita akan melihat dan mendiskusikan berbagai contoh-contoh dan ciri dari urat daun tumbuhan monokotil. Kita akan lihat perbedaannya. Siap?”

Nah, pada ilustrasi di atas jelas guru memberi sinyal transisi. Guru menghentikan pembahasan tentang daun tumbuhan dikotil yang mempunyai urat daun menjala (retikulata), kemudian guru mengatakan bahwa ia akan melanjutkan pembelajaran kepada daun tumbuhan monokotil.

Tekanan pada bagian-bagian penting pembelajaran adalah komponen komunikasi guru efektif lainnya. Perhatikan ilustrasi ini:

“ Saat kalian menyelesaikan persamaan-persamaan seperti ini, ingat, apa saja yang kamu lakukan pada salah satu ruas persamaan, maka kalian juga harus melakukan hal yang sama pada ruas persamaan lainnya.”

“Perhatikan, saat kalian membaca paragraf-paragraf tulisan kawanmu, beri tanda dengan pensil bila kamu menemukan kesalahan penulisan.”

“ Kalau kalian menemukan tumbuhan dengan ciri-ciri akar, daun, batang, atau bunga yang meragukan apakah tumbuhan itu termasuk tumbuhan monokotil atau dikotil, maka yang harus kalian ingat sebagai penentu utama penggolongan adalah jumlah keping bijinya. Sekali lagi saya katakan, penentu utama penggolongan adalah jumlah keping bijinya. Bila dua berarti dikotil, bila satu berarti monokotil. Pegang itu kuat-kuat.”

Selain melalui kata-kata seperti ilustrasi-ilustrasi di atas, guru juga dapat menambah kekuatan penekanan dengan mengkombinasikannya dengan isyarat-isyarat nonverbal misalnya dengan jari yang diacung-acungkan (bisa membayangkan maksud saya kan?), menulis ulang di papan tulis lalu menggarisbawahinya, atau menyebutnya secara berulang-ulang dan jelas.

Ada pepatah yang mengatakan: “It is not what you say; it is how you say it!”
Nah, kayaknya pepatah itu cocok untuk mengilustrasikan poin kelima ini. Pepatah itu sebenarnya mengacu pada komunikasi nonverbal.
Kesesuaian antara tingkah laku komunikasi verbal dengan tingkah laku komunikasi nonverbal juga merupakan komponen penting komunikasi guru efektif. Guru yang melakukan komunikasi efektif dengan siswa-siswanya mempunyai kesesuaian antara komunikasi verbal dengan komunikasi nonverbalnya.

Ilustrasi:
Jam pelajaran Bahasa Indonesia. Bu Mariana sedang membimbing Jodi, seorang anak yang agak lamban menangkap pelajaran hari itu dengan lebih intensif di deretan bangku depan, sementara di deret bangku yang arahnya di punggung Bu Mariana dua anak, Doni dan Catra sedang bersenda gurau. Bu Mariana mengenali keduanya dari suara mereka yang terdengar. Tanpa menoleh ke belakang, Bu Mariana menegur Doni dan Catra sembari menandai dengan pensilnya oret-oretan Jodi.
“Doni, Catra, sudah jangan bergurau melulu. Kerjaannya sudah selesai belum?”
Doni dan Catra berhenti dan sekilas memandang Bu Mariana. Mereka yang melihat Bu Mariana masih asyik dengan Jodi kembali bergurau walaupun dengan berbisik-bisik.

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa komunikasi verbal Bu Mariana tidak bersesuaian dengan komunikasi nonverbalnya. Bu Mariana ingin Doni dan Catra berhenti bergurau, tetapi ia tidak terlalu menunjukkan itu kepada mereka berdua-ia bahkan tak melirik ke arah mereka-ia hanya berbicara lewat punggungnya, jadinya Doni dan Catra terus saja melakukan tingkah laku menyimpang dari belajar itu.

Pada intinya, yang ingin saya ungkapkan pada poin kelima ini adalah, apapun yang kita ucapkan harus diikuti dengan kesesuaian sinyal-sinyal komunikasi nonverbal seperti mimik, gerak tangan, bahasa tubuh, ekspresi wajah, kontak mata, dll. Bahkan penggunaan ruang seperti bergerak mendekati atau menjauhi siswa. Nah, dengan demikian siswa dapat menangkap motiv, keinginan, dan harapan kita kepada mereka. Adalah sangat tidak mungkin berkomunikasi secara efektif dalam pembelajaran jika tidak terdapat kesesuaian antara komunikasi verbal dengan komunikasi nonverbal guru. Wokeh?

Saran untuk dicoba:
Cobalah besok Anda rekam suara Anda dengan handphone saat sedang mengajar. Ingat, rekamlah sepanjang pelajaran. Lalu putarlah ulang saat suasana tenang. Anda akan menemukan hal-hal yang tak pernah Anda duga sebelumnya. Dan, jadikanlah ia bahan untuk memperbaiki bagaimana Anda berkomunikasi dengan siswa Anda di lain kesempatan. Percayalah, bahkan seorang guru senior..or..or akan terkejut dengan hasil rekamannya. ;)
36 Tanggapan ke “Komunikasi Pembelajaran yang Efektif”
Pengumpan untuk Entri ini Alamat Jejakbalik

1.
1 Catra Mei 22, 2009 pukul 11:41 am

Pertamax. :mrgreen:
Lha, ada nama saya pak? Bukan nama sebenarnya ya pak?
Wah pak suhu punya banyak metode mengajar nih. Pantesan di promosikan dengan mutasi ke Amuntai. Hore,,,
2.
2 vizon Mei 22, 2009 pukul 3:21 pm

mantap kali pak guru…
saya jadi terinspirasi nih.
saya ingat dg sebuah konsep: “metode lebih penting dari materi, dan kreatifitas guru jauh lebih penting dari metode”, begitu kira2 ya pak? :)
3.
3 Ade Mei 22, 2009 pukul 9:39 pm

nice tips mas..
saya klo presentasi kenapa suka ngomongnya jadi cepet banget yaa.. sampe2 orang2 protes :-(
4.
4 Ersis Warmansyah Abbas Mei 22, 2009 pukul 11:11 pm

Mantaps … Pak Guru
5.
5 edratna Mei 23, 2009 pukul 7:20 am

Saya jadi banyak belajar nih…soalnya saya bisa ikut mengajar (tapi memang khusus untuk kelas orang dewasa), setelah lulus dari Training for trainers. Dan materinya memang sesuai kompetensi saya
6.
6 afwan auliyar Mei 23, 2009 pukul 8:21 am

klo komunikasi tidak lancar … pendengar pun akan berbeda persepsinya :)

================
@ afwan auliyar

tul sekali :)
7.
7 mascayo Mei 23, 2009 pukul 8:36 am

Hmm.. Tips ini bisa diterapkan didunia kerja sesungguhnya, ketika kita melakukan presentasi laporan atau semacamnya.
Saya ingat-ingat Pak Suhadi

=============
@ mascayo

yah, sebenarnya aplikasinya bisa di mana-mana. Ilmu komunikasi ‘kan bebas konteks sebenarnya. ;)
8.
8 randualamsyah Mei 23, 2009 pukul 1:24 pm

Bujuran lah pak tips ni ?
Kaina ulun coba rekam ah !

==============
@ randu

cobai dulu Ndu… :mrgreen:
9.
9 sawali tuhusetya Mei 24, 2009 pukul 12:36 am

sepakat, pak suhadi. komunikasi yang efektif memang salah satu kunci pembelajaran yang berhasil. tapi saya seringkali masih menghadapi kesulitan juga terutama ketika harus menyesuaikan bahasa yang saya gunakan dg dunia anak2. saya masih ragu juga, sudahkah bahasa yang saya gunakan cocok dg dunia mereka?

==================
@ sawali t.

itulah, pak sawali. Pokoknya kita coba dan terus berusaha supaya lebih baik. Itu yang paling penting. :)
10.
10 Ziadi Nor Mei 24, 2009 pukul 4:46 pm

Aku jadi teringat dengan kawan yang beberapa waktu lalu terserang penyakit stroke, bicaranya kurang jelas, gerakannya kdg tidak braturan, tetapi smangat mengajar msh tetap tinggi, aku jadi iri. Trima ksh pak tulisan y, jd sumber inspirasi.

=============
@ ziadi nor

yap, bagaimanapun kondisi kita, ayo tetap semangat untuk kemajuan pendidikan anak bangsa
11.
11 kelly amareta Mei 28, 2009 pukul 10:04 am

hebat pak guru
ilmu terapan yang dipraktekkan setiap hari di bikin artikelnya
pasti hasilnya oke
pak guru emang pakar komunikasi
12.
12 ammadis Mei 29, 2009 pukul 1:29 am

Waduuh sayangnya aku bukanlah seorang guru palah lagi dosen euy….

Tapi mungkin juga saat kita menegur anak kita perlu juga direkam…”betapa jeleknya dan kasarnya suara kita…?”

Salam kompak slalu!
13.
13 Zulmasri Mei 29, 2009 pukul 11:25 am

@ catra: itu memang nama sebenarnya sutan. makanya cepat tamat, biar gak jadi permodelan lagi.

tips yang amat berguna pak suhadi. bagaimanapun jadi bahan rujukan nih tulisannya. ok.
14.
14 Media Syofyanti Mei 29, 2009 pukul 12:43 pm

makasih ya pak suhadi, atas tips n bagibai ilmunya
15.
15 marshmallow Mei 29, 2009 pukul 10:35 pm

@catra:
kamu memang bandel! ribut mulu sama doni. mau jadi apa kalau udah besar, he?

@suhu:
tipsnya berguna sekali, suhu. seperti komentar mascayo, ilmu komunikasi ini tak hanya applicable di ruang kelas, namun lebih ekstensif di lingkungan luar kelas juga.

betul sekali bahwa bukan apa yang dikatakan, namun bagaimana cara mengatakannya. dan bukankah contoh yang baik akan menjadi teladan bagi para anak didik dalam berkomunikasi pula?
16.
16 reallylife Mei 30, 2009 pukul 10:42 pm

berkomunikasi dan menguasai komunikasi itu penting pak, apalagi menghadapi anak murid zaman sekarang yang sudah sangat kritis dan maju dalam segala hal
Guru nda bole ketinggalan
17.
17 Athi Juni 1, 2009 pukul 8:13 am

meat siang
18.
18 jiwakelana Juni 1, 2009 pukul 2:49 pm

sekalipun aku bukan seorang guru, info diatas sangat penting bagi diriku terutama saat melakukan penyuluhan dan seminar. komunikasi akan sangat menentukan tingkat keberhasilan kita dalam upaya memperjelas setiap bayangan pengetahuan. thanks pak.
19.
19 Daniel Mahendra Juni 4, 2009 pukul 5:16 am

Apa kabar sobat? :)
20.
20 hatmiati Juni 4, 2009 pukul 11:09 am

tipsnya bagus banget…apalagi teori komunikasi kepake banget di kerjaanku sekarang di… andainya 60% saja guru mengaplikasikan teori yang disampaikan pa suhadi maka menghadapi uan tak akan kelimpungan…

gimana rasanya di smpn 4 sekarang???
21.
21 namakuananda Juni 6, 2009 pukul 2:47 am

andragogik ku kurang bagus dalam hal bercerita tapi untuk hal teknikal lumayan.

paedagogik ku babarblas… gag bisa bicara dengan runtut, a-z pinginnya pake trik dan pake komunikasi visual meski tujuannya sama.

gimana nih, bocoran dikit aja Pak.
22.
22 Ersis Warmansyah Abbas Juni 9, 2009 pukul 9:13 am

Mantabs … sibuknya …
23.
23 ichanx Juni 10, 2009 pukul 2:05 am

duh… ini penting nih…. *gak pernah bisa bicara serius depan banyak orang* :( (
24.
24 AL Juni 24, 2009 pukul 2:50 pm

Suhu.. Suhu kemana aja sih?
Baik-baik aja kan?
25.
25 Siti Fatimah Ahmad Juli 8, 2009 pukul 11:24 pm

Tips atau petua yang bermanfaat dalam menumbuhkan minat pelajar harus diamalkan sentiasa supaya guru dapat melihat keberkesanannya. Guru yang berkualiti akan melahirkan pelajar berkualiti. Tahniah buat saudara atas usaha pencerahan minda ini. Maaf lama juga kesunyian dari menghantar jejak ke sini. semoga berjaya.
26.
26 ALRIS Juli 20, 2009 pukul 3:36 am

Muuantapss.. Pak Suhadi emang ok, salut.
27.
27 Windu Kurniawan Juli 21, 2009 pukul 3:45 pm

Oke dch… Bisa jadi bahan referensi.. Atau setidaknya bisa menjadi ide yang cemerlang buat aku…

Sukses Fren…!!!
28.
28 mmursyidpw Agustus 19, 2009 pukul 1:10 am

Great post.
Salam silaturahim dari saya yang juga guru.
29.
29 fandy Agustus 28, 2009 pukul 11:28 am

makasih mas..
salam kenal ya..
30.
30 Siti Fatimah Ahmad Agustus 31, 2009 pukul 4:13 am

Terima kasih atas info menarik berhubung dengan kemahiran komunikasi yang menjadi satu upaya guru untuk lebih mendekatkan diri kepada peserta didik yang bakal mewujudkan pembelajaran berkesan serta ruang yang kondusif untuk belajar. Selamat maju jaya dan menjadi guru yang berkesan kepada pelajar. Maaf, lama juga tidak berziarah ke sini. Insya Allah akan diusahakan untuk masa-masa akan datang. Salam Ramadhan.
31.
31 imam September 2, 2009 pukul 6:40 am

Teriam kasih pak, mampir nich.
“Komunikasi” yang menarik memang perlu apalagi buat tenanga pengajar, untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajar.

yang menerima materi tentunya juga semakin “enjoy” dan kerasan :)
32.
32 Ms Untung September 4, 2009 pukul 2:48 am

Salam kenal. artikel anda sangat bagus
33.
33 zahra Oktober 12, 2009 pukul 11:14 am

Wah pak kebetulan ni lagi nyari judul skripsi kayaknya bisa ne dijadikan penelitian. makasih ya pak…oy kapan-kapan bisa konsultasi ya pak
34.
34 ratna Februari 4, 2010 pukul 4:35 pm

toloooooong, saya butuh saran agar tidak kehabisan materi ketika menjelaskan di kelas dan saya juga minta tolong kirimkan contoh ptk bahasa inggris smp ke e-mail saya, thanks.
35.
35 ENDAH TRI WAHYUNI Maret 6, 2010 pukul 9:03 am

akan sy coba rekam suara sy saat ngjar, thx sharing infony. sy gru yg msh ingin tuk blajar krn msh sngt
krg pngalaman mngjar, br 5 th gtu…thx y pa…

========
@ endah TW

yang membuat guru menjadi bagus dalam membelajarkan siswanya bukan hanya karena pengalaman. Kadangkala pengalaman tidak ada artinya kalau tidak disertai niat untuk berubah ke arah yang lebih baik. ifat pingin maju dan selalu mau mengoreksi diri adalah kunci utama. :)
36.
36 Aha Gambreng Juni 21, 2010 pukul 12:26 pm

“Pemanfaatan media pembelajaran dalam proses belajar dan pembelajaran adalah sebagai sarana atau saluran komunikasi.” point ini yang sering terlupakan oleh guru di tingkat SMA…. jadi guru mengajar dengan tradisi yang telah mereka pelajari sejak dulu. kita sering malakukan pergantian guru,, tapi tidak pernah ada perubahan pada cara komunikasi itu sendiri,,,


Tinggalkan Balasan
Klik di sini untuk membatalkan balasan.

Masuk log sebagai . Keluar log »

Nama

E-mail

Situs web

Beritahu saya mengenai komentar-komentar selanjutnya melalui surel.

Beritahu saya tulisan-tulisan baru melalui surel.
« Pemodelan oleh Guru
Al Fakieh (Pada Sebuah Rumah Sakit) »
Pengarang

Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas I SMP Negeri

Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas I SMP Negeri I Danau Panggang Melalui Kuis Numbered Heads Together
Diterbitkan April 25, 2008 Makalah PTK 29 Komentar - komentar
Tag:guru, IPA, Makalah PTK, numbered heads together, pembelajaran, siswa

MAKALAH PTK LAINNYA? KLIK DISINI

Meningkatkan Hasil Belajar Biologi

Siswa Kelas I SMP Negeri 1 Danau Panggang

Melalui Kuis Numbered-Head-Together





*Maulida Hayati



Note: PTK juara I Simposium Guru SMP tingkat propinsi Kalsel di LPMP Banjarbaru tahun 2007, berhak mengikuti Simposium guru tingkat nasional tahun 2007.



Abstrak: Siswa kurang bergairah, kurang aktif dan kelas tidak berpusat pada siswa merupakan masalah yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) masalah ini dicoba untuk diatasi dengan mengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaran kooperatif numbered-head-together. PTK dilakukan dalam 2 siklus, dengan tujuan penelitian : mendeskripsikan aktivitas siswa, mengetahui hasil belajar, dan mengetahui respon siswa setelah belajar biologi. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas I SMP Negeri 1 Danau Panggang dengan jumlah siswa 23 orang, tahun pelajaran 2006/2007. Data diperoleh melalui observasi, pemberian tes, dan penyebaran angket. Kemudian dianalisilis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa meningkat dalam berkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikir bersama, dan menjawab kuis. Hasil belajar siswa meningkat dan respon terhadap pembelajaran yang dilaksanakan positif.







Kata kunci : hasil belajar, mengintegrasikan, kuis, kooperatif numbered-head together





PENDAHULUAN



Setiap guru menginginkan proses pembelajaran yang dilaksanakannya meyenangkan dan berpusat pada siswa. Siswa antusias mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan atau memberikan pendapat, bersorak merayakan keberhasilan mereka, bertukar informasi dan saling memberikan semangat. Dan tujuan akhir dari semua proses itu adalah penguasaan konsep dan hasil belajar yang memuaskan.

Sikap kurang bergairah, kurang aktif, kelas kurang berpusat pada siswa, dan kadang-kadang ada yang bermain-main sendiri di dalam kelas, merupakan masalah yang dihadapi SMP Negeri 1 Danau Panggang, khususnya untuk mata pelajaran Biologi pada siswa kelas 1. Dampak buruknya adalah penguasaan konsep dan ketuntasan belajar mereka £ 65% . Kondisi yang seperti ini tentunya sangat tidak diharapkan dalam proses belajar mengajar.

Sebenarnya guru telah berusaha menciptakan pembelajaran agar siswa lebih aktif, diantaranya: pengamatan objek langsung, diskusi kelompok mengerjakan LKS , menggunakan media yang ada di sekolah, dan mengunakan metode tanya-jawab. Namun hasilnya belum dapat meningkatkan gairah dan aktivitas secara maksimal

Jika kondisi yang seperti ini tidak dicarikan alternatif pemecahan masalahnya, maka guru tetap sebagai sumber informasi satu-satunya dikelas, tidak ada tukar informasi, penguasaan konsep dan hasil belajar biologi siswa tetap rendah, dan pembelajaran biologi jadi membosankan.

Menurut Nasution (2000: 94) Pelajaran akan lebih menarik dan berhasil, apabila dihubungkan dengan pengalaman-pengalaman di mana anak dapat melihat, meraba, mengucap, berbuat, mencoba, berfikir, dan sebagainya. Pelajaran tidak hanya bersifat intelektual, melainkan juga bersifat emosional. Kegembiraan belajar dapat mempertinggi hasil pelajaran.

Nur (1996: 25) mengatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tidak hanya unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep IPA yang sulit, tetapi juga sangat berguna untuk menumbuhkan kerjasama, berfikir kritis, kemauan membantu teman dan sebagainya. Pada prinsipnya model pembelajaran kooperatif bertujuan mengembangkan tingkah laku kooperatif antar siswa sekaligus membantu siswa dalam pelajaran akademisnya. Ada banyak variasi pendekatan dalam model pembelajaran kooperatif. Setiap pendekatan memberi penekanan pada tujuan tertentu yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa.

Numbered head together adalah pendekatan yang dikembangkan untuk melibatkan lebih banyak siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pembelajaran kooperatif dengan pendekatan ini menurut Ibrahim, dkk (2000: 28) ada 4 langkah yaitu: penomoran, mengajukan pertanyaan, berfikir bersama, dan menjawab.

Pada hakikatnya belajar adalah wujud aktivitas pada saat terjadinya pembelajaran di kelas. Aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas fisik dan mental siswa. Piaget (dalam Nasution: 2000) berpendapat bahwa, seorang anak berfikir sepanjang ia berbuat. Tanpa berbuat, anak tak berfikir. Agar anak berfikir, ia harus diberi kesempatan untuk berbuat sendiri.

Pembelajaran yang mengembangkan diskusi dan kerja kelompok memberikan aktivitas lebih banyak pada siswa. Pernyataan ini didukung pendapat Nasution (2000 : 92), bahwa metode diskusi, sosiodrama, kerja kelompok, pekerjaan diperpustakaan dan laboratorium banyak membangkitkan aktivitas pada anak-anak.

Pengintegrasian kuis seperti acara-acara di TV atau radio ke dalam proses pembelajaran bukan hal yang tidak mungkin merupakan strategi yang dapat menciptakan suasana yang menyenangkan bagi siswa. DePorter (2005) mengatakan bahwa kegembiraan membuat siswa siap belajar lebih mudah dan dapat mengubah sikap negatif.

Berdasarkan pendapat tersebut, untuk mengatasi masalah di atas maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan mengintegrasikan kuis ke dalam proses pembelajaran, dengan harapan pembelajaran biologi jadi menyenangkan, siswa lebih aktif, dan tercapainya tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas siswa, mengetahui hasil belajar siswa mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran biologi yang mengintegrasikan kuis dengan model pembelajaran kooperatif numbered-head-together.

Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini bagi guru, sedikit demi sedikit dapat meningkatkan kompetensinya dalam merancang model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dan tidak membosankan. Bagi siswa, lama-kelamaan akan terbiasa terlibat aktif dalam pembelajaran dan tertarik dengan mata pelajaran biologi khususnya dan mata pelajaran lain umumnya. Jika penelitian ini berhasil, sekolah memiliki referensi contoh penelitian yang mungkin dapat dijadikan acuan bagi guru mata pelajaran lain yang menghadapi masalah yang sama.



Metode Penelitian



Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas 1 SMP Negeri1 Danau Panggang tahun pelajaran 2006/2007, yang berjumlah 23 orang. Rancangan penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian terdiri dari 2 siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 13 September 2006 dan siklus II dilaksanakan pada tanggal 20 samapai 22 September 2006. Setiap siklusnya melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.

Teknik-teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan pengamatan, pemberian tes, dan penyebaran angket. Keterlaksanaan RP dianalisis dengan menghitung jumlah butir-butir yang terlaksana dibagi jumlah butir seluruhnya kali 100%. dan memperhatikan butir-butir yang lemah, butir-butir yang kuat serta saran dan komentar pengamat. Sedang aktivitas siswa dianalisis dengan melihat jumlah indikator-indikator yang terpenuhi dari butir-butir aktivitas siswa. Kemudian dideskripsikan berdasarkan kriteria kurang, sedang, baik, dan baik sekali. Untuk menghitung ketuntasan hasil belajar siswa dengan cara menghitung jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal kali seratus persen.Data yang diperoleh dari pengisian angket yang disebarkan setelah kegiatan pembelajaran siklus II dilaksanakan, dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Respon siswa dikatakan positif jika jumlah persentase kategori sangat setuju dan setuju lebih dari jumlah persentase kategori sangat tidak setuju, tidak setuju dan tidak menjawab.



Hasil Penelitian dan Pembahasan



Hasil penelitian tindakan yang dilakukan dalam 2 Siklus dapat dilihat pada tabel berikut.



No


Unsur yang diamati


Siklus I


Siklus II

RP 1


RP 2


RP 3


RP 4


RP 5

1.


Keterlaksanaan RP


70%


100%


100%


100%


100%

2.


Aktivitas Siswa


Baik


Baik Sekali


Baik Sekali


Baik Sekali


Baik Sekali

3.


Hasil Belajar


39, 13% Tuntas


78,26% Tuntas

4.


Respon Siswa


Positif



Setelah dilakukan tindakan-tindakan pada siklus I terjadi perubahan suasana kelas. Siswa dengan cepat melaksanakan pembentukan kelompok, sangat antusias untuk menjawab pertanyaan kuis, mendengarkan soal kuis yang dibacakan dengan penuh perhatian. Ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan keadaan sebelum tindakan, yakni pada umumnya mereka kurang bersemangat bekerja secara kelompok, dan malas menjawab pertanyaan. Walaupun aktivitas berinteraksi, menyamakan persepsi, saling menanyakan dalam kelompok, dan kurang disiplin dalam menjawab soal masih merupakan butir yang lemah.

Temuan lain pada siklus I adalah waktu tidak cukup, ada siswa yang berjalan untuk melihat hasil kerja kelompok lain, masih ada siswa yang langsung menjawab kuis sebelum ditunjuk, pertanyaan kuis sangat bagus karena berhubungan dengan LKS, tetapi dengan redaksi kalimat yang berbeda.

Masalah-masalah yang ditemukan pada siklus I direfleksi kemudian dievaluasi dan didiskusikan antara guru dengan pengamat untuk menemukan alternatif pemecahannya. Hasilnya adalah guru perlu mengelola waktu dengan baik, memberikan peringatan kepada anggota kelompok untuk mengetahui dan memahami jawaban pertanyaan LKS, perlu bimbingan yang intensif melatihkan pentingnya berfikir bersama, memberikan sanksi bagi anggota kelompok yang tidak disiplin dalam menjawab kuis, dan memperhatikan materi yang ingin disampaikan.

Pada Siklus II aktivitas siswa dalam mengerjakan tugas , berfikir bersama (saling berinteraksi, saling meyakinkan, menyamakan persepsi, saling menanyakan jawaban) dan menjawab kuis merupakan butir-butir yang kuat. Siswa antusias mengerjakan tugas dan menjawab soal kuis.







Pembahasan



Berdasarkan analisis data hasil observasi siklus I, tidak terlaksananya bagian penutup disebabkan materi yang terlalu banyak dan siswa masih belum terampil menggunakan mikroskop serta membuat preparat. Akibatnya waktu tidak cukup.

Masih kurangnya aktivitas berfikir bersama pada siklus I, kemungkinan disebabkan siswa belum terbiasa dengan pembelajaran yang menekankan pentingnya saling berinteraksi, meyakinkan yang lain, dan menyamakan persepsi. Penyebab lainnya adalah kurangnya bimbingan guru dalam mengajarkan pentingnya bekerja sama (keterampilan sosial) dalam kelompok. Guru hanya membimbing melakukan pengamatan dan membuat preparat.

Ketidaktuntasan hasil belajar siswa pada siklus I ada hubungannya dengan masih ada siswa yang bekerja sendiri dalam mengerjakan tugas atau menjawab pertanyaan dan pengelompokan yang kurang heterogen. Sehingga ada kelompok lebih banyak siswa yang lemah dari pada siswa yang pintar.

Hasil observasi pembelajaran siklus II berjalan jauh lebih baik dari siklus I. Siswa yang tidak disiplin menjawab soal kuis dapat diatasi dengan memberikan sanksi kepada kelompok berupa tidak boleh menjawab soal berikutnya. Bimbingan intensif baik dari segi menyelesaikan tugas-tugas kelompok maupun mengajarkan keterampilan sosial (dengan cara mengingatkan untuk berfikir bersama), menyebabkan aktivitas mengerjakan tugas, berfikir bersama (berinteraksi, meyakinkan tiap anggota, menyamakan persepsi), dan menjawab kuis cukup menonjol. Kegiatan-kegiatan ini merupakan butir-butir yang kuat pada aktivitas siswa. Sehingga kriteria aktivitas siswa baik sekali. Ini berarti sudah di atas indikator kinerja yang ditetapkan yaitu baik. Dan dampak positifnya adalah meningkatnya hasil belajar siswa.

Bentuk pertanyaan kuis yang dirancang guru berupa penggalan-penggalan deskripsi suatu konsep, memotivasi siswa harus berkonsentrasi mendengarkan soal yang dibacakan agar tidak salah dalam menjawab.

Dari respon yang diberikan siswa dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan merupakan hal baru, merasa senang mengikuti pelajaran, tugas lebih mudah dikerjakan, memotivasi mengerjakan tugas, merasa siap untuk menjawab pertanyaan, memusatkan perhatian dan berfikir kritis, serta lebih bergairah. Ini menunjukan bahwa pembelajaran biologi yang mengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaran numbered-head-together mendapat respon positif dari siswa.



Kesimpulan dan Saran



Kesimpulan dari penelitian tindakan kelas ini adalah:

1. Pembelajaran Biologi dengan mengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaran kooperatif numbered-head-together dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam berkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikir bersama, dan menjawab kuis.

2. Pembelajaran Biologi dengan mengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaran kooperatif numbered-head-together dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SMP Negeri 1 Danau Panggang.

3. Respon siswa terhadap pembelajaran Biologi yang mengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaran kooperatif numbered-head-together adalah positif.



Hal-hal yang disarankan peneliti untuk guru-guru yang ingin melakukan penelitian yang sama adalah:

1. Proses bimbingan intensif dalam hal menyelesaikan tugas-tugas kelompok dan pentingnya bekerja sama dalam kelompok sangat menentukan keberhasilan pembelajaran terutama dalam hal meningkatkan aktivitas siswa.

2. Dalam merancang pembelajaran ini perlu analisis materi yang akan diajarkan dengan alokasi waktu dan pengetahuan prasyarat siswa (dalam penelitian ini pengetahuan menggunakan mikroskop dan membuat preparat) terlebih dahulu.

3. Pengelompokan siswa harus betul-betul heterogen dari segi tingkat kecerdasan karena sangat menentukan keberhasilan kelompok.







Daftar Pustaka



Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sains Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2004. Model-Model Pengajaran dalam Pembelajaran Sains (Materi Pelatihan Terintegrasi Sains). Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2004. Penulisan Karya Ilmiah (Materi Pelatihan Terintegrasi Sains). Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2004. Penelitian Tindakan Kelas (Materi Pelatihan Terintegrasi Sains). Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2005. Kurikulum 2004 Pedoman Khusus Pengembangan Sistem Penilaian Berbasis Kompetensi Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Depdiknas.

DePorter, Bobbi., Readon, Mark., dan Nourie, Sarah Singer. 2005. Quantum Teaching: Mempraktikan Quantum Learning di Ruang Kelas. Bandung: Kaifa.

Ibrahim, M., Rachmadiarti, F., Nur, M., dan Ismono. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press UNESA.

Nasution. (2000). Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Nur, M. 1996. Konsep Tentang Arah Pengembangan Pendidikan IPA SMP dan SMU Lima Tahun yang Akan Datang. Jakarta: Depdikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Umum.

Rachmadiarti, Fida. 2003. Pembelajaran Kooperatif. Jakarta: Proyek Peningkatan Mutu SLTP

Suharsimi., Suhardjono., dan Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Perum Balai Pustaka.







* Guru IPA SMP Negeri 1 Danau Panggang

LIHAT MAKALAH PTK LAINNYA? KLIK DI SINI

Download Ebook: Karakteristik dan Tujuan Model Pembelajaran Kooperatif
29 Tanggapan ke “Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas I SMP Negeri I Danau Panggang Melalui Kuis Numbered Heads Together”
Pengumpan untuk Entri ini Alamat Jejakbalik

1.
1 catra Mei 7, 2008 pukul 6:53 pm

pak, biologi dari dulu menjadi momok bagi saya pak…….
apalagi pelajaran kelas 2, sistem pencernaan, pernafasan, dan sistem2 lain pada manusia dan tumbuhan…..

uuh

to Catra
Belajar-nya seseorang banyak dipengaruhi interest (minat).
Sekali kita menganggap suatu mata pelajaran/mata kuliah adalah momok, maka semakin sulit kita mempelajarinya.
Tapi ya itu tadi, interest tiap orang beda-beda. Kamu kan interest-nya pada bidang fisika dan kalkulus (jadi ingat postingan kamu tentang Bu Indah).
Mempelajari sistem-sistem organ pada tubuh tumbuhan, atau tubuh hewan-manusia harus secara utuh. Gak boleh terpisah-pisah. Maksudnya gini, sistem-sistem organ tu saling terkait, erat sekali. Ini yang jarang guru berikan pada siswa. Mereka mengajarkan setiap sistem-sistem itu, tapi tidak memberikan bagaimana sistem yang satu terkait dengan sistem yang lain. Wah, jadi kayak kuliah TPB biologi umum (kamu dah lulus kan?)
Atau kayak di fisika, kalau kita mempelajari kerja dan energi, kita juga harus mengerti gaya, gerak, vektor, besaran-satuan, dan lain-lain (kamu lebih tau dunk). Nah, ini tidak bagus kalau cuma sekedar tau/paham masing-masing konsep ini. Harus selangkah lebih jauh, yaitu bagaimana kesemua konsep itu saling berkait.
Note: Kalau asyik berorganisasi jangan lupa sama kuliahnya ya….
Bagi waktu yang adil, proporsional….(he..he…sok nasehatin)
2.
2 ardansirodjuddin Juli 5, 2008 pukul 12:29 pm

Wah kreatif juga Bapak, Selamat dech Bapak menjadi bagian kecil guru yang kreatif dan inovatif dari pasukan besar guru yang stagnan dan jalan ditempat. Salam kenal Bapak dari saya, kalau boleh berkunjung ke blog saya. Matur nuwun
3.
3 ardansirodjuddin Juli 5, 2008 pukul 12:32 pm

Wah ternyata belum ada link nya, kunjungi blog saya di http://www.ardansirodjuddin.wordpress.com

=======================
ardansirojudin

Saya udah kunjungi. Blog Bapak bagus, prestasinya juga banyak. Nyerah deh saya sama Pak guru SMK ini. :smile:
4.
4 ahmad saifullah September 14, 2008 pukul 10:27 am

terimah kasih saya dapat memanfaatkan blog ini
5.
5 tasha September 26, 2008 pukul 3:00 pm

pak,saya mau nanya,saya paling malas belajar tentang IPA,apalagi Biologi karna pembahasan terlalu banyak dan terlalu rumit,apalagi kalau di tanya bhs.latin hewan atau tumbuhan…uuh gak ingat deh apa bhs.latinnya.
Gimana sih caranya agar saya tertarik ama biologi kalau bisa lah mau mempelajarinya …soalnya saya di kelas susah nangkapnya abis susah sih…
6.
6 selamat November 13, 2008 pukul 8:20 am

bagus..
7.
7 JASMANSYAH November 24, 2008 pukul 10:14 am

good
8.
8 wahyudiutomo Desember 31, 2008 pukul 11:31 am

selamat…itu namanya gutu keatih…tingkay\an lahi di masa yg akan datang…bravo guu2 indonesia
9.
9 wahyudiutomo Desember 31, 2008 pukul 11:32 am

selamat…semoga sukses…bravo guu2 indonesia….kita kalahkan amerika yuk…
10.
10 edi Januari 15, 2009 pukul 11:29 am

Selat siang Pak1!
Salam kenal,saya edi yang berasal dr prov kepri yg kul disalah satu Perguruan tinggi diriau jurusan Biologi FKIP.Saya baru pertama membaca artikel penelitian bapak dan saya langsung tertarik dengan selogan yg bapak buat yg bunyinya”mencoba belajar sambil berbagi untuk memajukan dunia pendidikan”oleh karena itu saya berharap kesediaan bapak untuk menyumbangkan pikiran buat saya yang sekarang sedang melakukan penelitian dengan Judul:Penerapan pembelajaran contextual teaching and learning dengan metode pratikum untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP”mohon masukan dan referensi online melalui email saya.saya tunggu kiriman file CTL dari Bapak.wassalam.
11.
11 Eni purwanti Januari 24, 2009 pukul 8:47 am

Slm kenal pak.,sy seorang guru Yg mau membuat PTK ..jdlnya ttg motivasi jk alat ukurnya hnya aspek kognitif dan psikomor sj blh tdk ya..trims.
12.
12 Menik Februari 23, 2009 pukul 7:27 pm

Pak, saya salut guru di daerah sudah mampu buat PTK, yang di Jakarta banyak yang masih kelimpungan untuk buat PTK.
Sekali lagi selamat……
13.
13 Ela Februari 26, 2009 pukul 1:20 pm

Model pembelajaran dengan memanfaatkan portofolio di buku LKS dari MGMP kira-kira efektif ndak ?
Kalo GTT membuat PTK ada gunanya ndak sih ? ?
Klo cari dana penelitian, proposal diajukan kemana ?
Mksh.
14.
14 martumi Maret 13, 2009 pukul 1:16 pm

tolong saya dikirim contoh PTK untuk biologi SMP.trims.
15.
15 CHely Maret 17, 2009 pukul 4:15 pm

keren pak
16.
16 meidia April 9, 2009 pukul 11:26 am

apakah ada ptk yang bisa diterapkan untuk siswa smp di daerah yang terpencil dimana pendidikan kurang mendapat respon?
17.
17 hani Mei 24, 2009 pukul 6:13 pm

tq ini yg q cari

==============
@ hani
semoga bermanfaat :)
18.
18 MOCH. SUGIYONO Juni 7, 2009 pukul 6:56 pm

mas q minta bab II dan III dan VI ya buat skripsi.
judulku adalah “PENGARUH PEMBERIAN KUIS DAN PEMBERIAN PEKERJAAN RUMAH (PR) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER PADA SUB MATERI POKOK BANGUN RUANG

TOLONG YA DIKIRM BALIK

THANKS

FROM
SOE GIE
19.
19 Sri Marjoko September 24, 2009 pukul 8:19 pm

Kami juga guru SMP mengajar IPA ada niat untuk membuat PTK mohon dikirim lengkap contoh dan instrumennya untuk kami pelajari trimaksih
20.
20 arif Januari 13, 2010 pukul 3:42 pm

bagus
21.
21 arif Januari 13, 2010 pukul 3:44 pm

Kalau bisa tolong laporan akhirnya biar jadi refren atau contoh buat aku
22.
22 Ato Illah Februari 20, 2010 pukul 8:20 am

Luar biasa, bagus banget….

===========
@ ato illah

thanks. semoga bermanfaat.
23.
23 sumarjito Februari 21, 2010 pukul 4:29 pm

Ass, pak Hadi, tak sengaja aku temui blog ini, selamat ta

==========
@ sumarjito

Oh, Bapak Instruktur dan Pengarang Buku Primagama. Selamat datang, Pak. Bangga, blog ini bisa ditemuin sama Bapak. :)
24.
24 arifah April 26, 2010 pukul 4:22 pm

tolong saya dikirimi contoh ptk lengkap ke email saya sbg acuan untuk mencoba membuat ptk,matur nuwun
25.
25 yusuf hudjuala April 28, 2010 pukul 3:18 pm

haloo selamat sore bisa kenalan dengan kamu
26.
26 yusuf hudjuala April 28, 2010 pukul 3:20 pm

ko lama sekali kamu mengirimnya
27.
27 suthe fisika Mei 16, 2010 pukul 2:43 pm

pa ada materix tentang pemberian kuis ya mas???ato teori atau bntuknya tentang pemberian kuis…………..
28.
28 suthe fisika Mei 16, 2010 pukul 2:45 pm

tolong ya pa………..teori tentang pemberian kuis……???????


1. 1 Pengembangan Profesi Guru dan Karya Tulis Ilmiah « Bimbingan Konseling Lacak balik pada Juni 1, 2008 pukul 1:44 am

Tinggalkan Balasan
Klik di sini untuk membatalkan balasan.

Masuk log sebagai . Keluar log »

Nama

E-mail

Situs web

Beritahu saya mengenai komentar-komentar selanjutnya melalui surel.

Beritahu saya tulisan-tulisan baru melalui surel.
« Renungan di Selasa, 22 April 2008
Cerita Pendek yang Jadinya Gak Pendek: Pubertasnya Muhammad Satria Pamungkas (Part 2) »

KUMPULAN PELAJARAN

Koleksi Buku

*

Powered by FeedBurner

I heart FeedBurner

Subscribe in a reader









*

*

*













*
*



Jelajah Cakrawala Sosial


Untuk SMP/MTs kelas VII. IPS untuk SMP/MTs Kelas VII. Nurhadi, Budi A Saleh, Diding A Badri, Paula Susanti. Pengarang : Tahun 2009.



Daftar Isi Buku :



Kata Sambutan
Kata Pengantar
Petunjuk Penggunaan Buku

Bab 1 Ragam Bentuk Muka Bumi
Peta Konsep
A Bentuk Muka Bumi di Wilayah Daratan dan Lautan
B Tenaga Alam Pembentuk Muka Bumi
C Batuan Penyusun Kerak Bumi
D Bentuk Muka Bumi dan Pengaruhnya bagi Kehidupan
Ikhtisar
Evaluasi Bab 1

Bab 2 Kehidupan Masa Pra-Aksara di Indonesia
Peta Konsep
A Pengertian Zaman Aksara dan Pra-Aksara
B Pembabakan Zaman Pra-Aksara
C Asal Mula Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Ikhtisar
Evaluasi Bab 2

Bab 3 Interaksi sebagai Proses Sosial
Peta Konsep
A Kaitan Sosiologi dengan Interaksi Sosial di Masyarakat
B Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
C Interaksi dan Proses Sosial
Ikhtisar
Evaluasi Bab 3

Bab 4 Sosialisasi dan Kepribadian
Peta Konsep
A Arti Penting Sosialisasi
B Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian
C Media Sosialisasi
Ikhtisar
Evaluasi Bab 4

Bab 5 Bentuk dan Proses Interaksi Sosial
Peta Konsep
A Interaksi Sosial
B Interaksi Sosial Asosiatif
C Interaksi Sosial Disosiatif
D Ragam Proses Interaksi Sosial
E Kehidupan yang Terasing
Ikhtisar
Evaluasi Bab 5

Bab 6 Manusia sebagai Makhluk Sosial dan Makhluk Ekonomi
Peta Konsep
A Manusia sebagai Makhluk Sosial yang Bermoral
B Manusia sebagai Makhluk Ekonomi yang Bermoral
C Perilaku Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan
D Keterbatasan dan Pemanfaatan
Sumber Daya Ekonomi
Ikhtisar
Evaluasi Bab 6

Bab 7 Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi
Peta Konsep
A Tindakan Ekonomi
B Motif Ekonomi
C Prinsip Ekonomi
Ikhtisar
Evaluasi Bab 7

Evaluasi Semester 1

Bab 8 Peta, Atlas, dan Globe
Peta Konsep
A Apakah Peta Itu?
B Identitas Atlas dan Globe
C Informasi Atlas dan Globe
Ikhtisar
Evaluasi Bab 8

Bab 9 Sketsa dan Peta Wilayah
Peta Konsep
A Menggambar Sketsa atau Denah Berdasarkan Peta Mental
B Menggambar Peta Wilayah
Ikhtisar
Evaluasi Bab 9

Bab 10 Kondisi Geografis dan Penduduk Indonesia
Peta Konsep
A Kondisi Geografis Indonesia
B Penduduk Indonesia
Ikhtisar
Evaluasi Bab 10

Bab 11 Atmosfer dan Hidrosfer
Peta Konsep
A Sifat-Sifat Fisik Atmosfer
B Cuaca dan Iklim
C Siklus Hidrologi
D Air Tanah dan Air Permukaan serta Manfaatnya
E Perairan Laut
Ikhtisar
Evaluasi Bab 11

Bab 12 Perkembangan Hindu-Buddha di Indonesia
Peta Konsep
A Perkembangan Hindu-Buddha 85
B Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha
C Peninggalan Sejarah Kerajaan
Hindu-Buddha di Indonesia 8
Ikhtisar
Evaluasi Bab 12

Bab 13 Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Peta Konsep
A Proses Perkembangan Islam di Indonesia
B Peranan Pedagang dan Ulama dalam Proses Awal Perkembangan Islam di Indonesia
C Perkembangan Kesultanan Islam di Indonesia
D Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia
Ikhtisar
Evaluasi Bab 13

RANGKUMAN PELAJARAN SMP

Bahasa Indonesia: MAKNA KATA
Makna kata adalah maksud atau arti dari suatu kata. Makna kata dibedakan atas makna denotasi dan makna konotasi. Satu kata dapat memiliki dua makna tergantung dari kata yang merangkainya. Selain itu juga terdapat makna lesikal dan makna gramatikal.

Selengkapnya silakan download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 04, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, kata, Makna kata
Reaksi:
Materi Bahasa Indonesia: HURUF KAPITAL
Huruf kapital dipakai sebagai :

1. Huruf pertama pada awal kalimat.
Contoh :

* Ibu sedang memasak di dapur.
* Adik menangis tersedu-sedu.


2. Huruf pertama dalam petikan langsung.
Contoh :

* Ali berkata, “Hari ini aku akan pergi ke Bandung.”
* Ibu bertanya, “Mengapa kamu bersedih ?”


3. Huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nama Tuhan, termasuk kata gantinya.
Contoh :

* Allah
* Yang Maha Esa,
* Al Qur’an
* Masjid Nurul Falah.


4. Huruf pertama nama pangkat yang diikuti nama orang.
Contoh :

* Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
* Dokter Faisal Akbar
* Camat Supriyadi
* Profesor Heru Sukoco


5. Huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan yang diikuti nama orang.
Contoh :

* Nabi Muhammad SAW
* Haji Ahmad Yusuf
* Raja Hayam Wuruk
* Sultan Agung


6. Huruf Pertama nama orang.
Contoh :

* Muhammad Ridwan Kusuma
* Siti Nur Haliza
* Iwan Satria


7. Huruf petama nama bangsa, suku, bahasa, dan nama kota.
Contoh :

* suku Sunda
* bangsa Indonesia
* bahasa Arab
* kota Bogor


8. Nama khas dalam geografi.
Contoh :

* Gunung Salak
* Danau Toba
* Jalan Ahmad Yani
* Pulau Kalimantan
* Sungai Ciliwung


9. Huruf pertama nama suatu badan, lembaga pemerintah, lembaga ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.
Contoh :

* Kantor Departemen Pendidikan Nasional
* Peraturan Pemerintah
* Undang-Undang Dasar
* Kerajaan Belanda


10. Huruf pertama pada semua kata yang merupakan nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan.
Contoh :

* Majalah Bobo
* Koran Republika
* Laskar Pelangi


11. Huruf pertama singkatan nama gelar, gelar, dan sapaan.
Contoh :

* Prof. (profesor)
* Sdr. (saudara)
* Ny. (nyonya)


12. Huruf pertama penunjuk hubungan kekerabatan seperti ayah, ibu, saudara, kakek, nenek, adik, kakak, paman, bibi, yang dipakai sebagai kata ganti sapaan.
Contoh :

* Surat dari Paman sudah saya terima.
* Dia datang untuk menemui Ayah.


Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 04, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, huruf kapital, materi bahasa
Reaksi:
Materi Bahasa Indonesia: TANDA BACA
Tanda baca dalam tata bahasa mempunyai fungsi masing-masing. Tanda koma digunakan untuk memisahkan dua kalimat setara, tanda titik digunakan pada akhir kalimat, tanda tanya digunakan pada akhir kalimat tanya, dan tanda seru digunakan pada akhir kalimat perintah.

Selengkapnya download DISINI

Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 04, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, indonesia, tanda baca, tata bahasa
Reaksi:
Rabu, 03 Desember 2008
Materi IPA: Bagian Tubuh Tumbuhan
Tumbuhan terdiri dari akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Akar berfungsi untuk menyerap air dan zat hara dari dalam tanah, batang untuk memperkokoh tanaman, daun untuk fotosistensis, bunga, buah, dan biji sebagai alat perkembangbiakan.

Rincian materi tentang Bagian Tubuh Tumbuhan dapat didownload DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, Desember 03, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, fotosintesis, ipa, materi IPA, tumbuhan
Reaksi:
Materi Matematika: Operasi Hitung Bilangan Pecahan
Operasi hitung bilangan pecahan terdiri dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dari berbagai jenis bilangan pecahan yaitu pecahan biasa, pecahan campuran, persen, permil, dan pecahan desimal.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, Desember 03, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bilangan pecahan, matematika, Materi matematika, operasi bilangan pecahan
Reaksi:
Materi Matematika: Bilangan Pecahan
Bilangan pecahan merupakan bilangan yang mempunyai jumlah kurang atau lebih dari utuh. Terdiri dari pembilang dan penyebut. Pembilang merupakan bilangan yang terbagi. Sedangkan penyebut merupakan bilangan pembagi. Jenis-jenis bilangan pecahan adalah pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan desimal, persen, dan permil.

Selengkapnya silakan download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, Desember 03, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bilangan pecahan, matematika, Materi matematika, pecahan
Reaksi:
Rabu, 26 November 2008
Materi IPS: Pemilihan Umum (Pemilu)
Indonesia menganut paham demokrasi dimana kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, rakyat pemilik kedaulatan. Pemilihan umum (Pemilu) adalah salah satu wujud keikutsertaan rakyat dalam mengelola negara.

Selengkapnya DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, November 26, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: demokrasi, materi IPS, pemilihan umum, pemilu
Reaksi:
Materi IPA: Perubahan Benda
Perubahan merupakan suatu peristiwa yang selalu terjadi. Perubahan benda ada yang bersifat merugikan seperti pelapukan, perkaratan, dan pembusukan. Untuk itu kita harus dapat mencegah terjadinya perubahan benda yang merugikan.

Selengkapnya silakan download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, November 26, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: ipa, materi IPA, pelapukan, perkaratan, perubahan benda
Reaksi:
Selasa, 25 November 2008
Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah adalah suatu sistem yang tersusun dari organ-organ tertentu yang bertanggung jawab terhadap proses pengangkutan dan peredaran zat di dalam tubuh. Organ-organ yang termasuk dalam sistem peredaran darah adalah jantung, pembuluh darah, dan darah.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 25, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: darah, ipa, jantung, materi IPA, pembuluh darah, peredaran darah, sistem administrasi
Reaksi:
Bilangan Prima: FPB dan KPK
Bilangan prima adalah bilangan yang hanya mempunyai tepat dua faktor yaitu 1 dan bilangan itu sendiri.
Faktorisasi prima adalah pembentukan suatu bilangan menjadi bentuk perkalian dengan anggota bilangan prima sebagai faktornya. Faktor persekutuan terbesar (FPB) adalah faktor paling besar dari gabungan beberapa bilangan. Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) adalah kelipatan paling kecil dari gabungan beberapa bilangan.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI.
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 25, 2008 2 komentar Link ke posting ini
Label: bilangan prima, faktorisasi, fpb, kpk, matematika, Materi matematika, prima
Reaksi:
Jumat, 21 November 2008
Materi PKn: Cinta Lingkungan
Materi PKn kelas 2 SD tentang Cinta Lingkungan.
Bagian dari alam :

1. tumbuhan
2. hewan
3. tanah
4. air
5. udara
Manusia bergantung pada alam. Alam diciptakan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI.





Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 21, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: cinta lingkungan, materi PKn, sd
Reaksi:
Materi PKn: LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA
Menurut Undang-Undang Dasar lembaga-lembaga negara di Indonesia terdiri dari:

1. LEMBAGA LEGISTATIF: pembuat peraturan perundang-undangan,terdiri dari : MPR, DPR, DPD
2. LEMBAGA EKSEKUTIF: pelaksana undang-undang, terdiri dari : Presiden
3. LEMBAGA YUDIKATIF: mengawasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan, terdiri dari : MA, MK, KY
4. dan BPK sebagai lembaga pengawas keuangan negara.


Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 21, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bpk, ky, lembaga eksekutif, lembaga legislatif, lembaga negara, lembaga yudikatif, materi PKn, mk
Reaksi:
Matematika: Latihan Persiapan UASBN Tingkat SD
UASBN 2009 sudah tinggal beberapa bulan lagi, untuk mempersiapkan diri sebaiknya banyak berlatih mengerjakan soal. Materi pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, oleh karenanya kami sediakan bahan latihan matematika bagian pertama tingkat SD sebagai persiapan menghadapi UASBN (Ujian Akhir Sekolah Bertaraf Nasional) tahun 2009.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI

Kalu mau lebih istiqomah/serius belajarnya silakan lihat eBook Sukses UASBN 2010 DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 21, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: latihan, latihan matematika, Materi matematika, sd, uasbn, uasbn 2009
Reaksi:
Rabu, 19 November 2008
MATERI IPA : KLASIFIKASI TUMBUHAN
Dunia tumbuhan terbagi menjadi tumbuhan tak berpembuluh dan tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan tak berpembuluh adalah tumbuhan lumut (lumut daun, lumut sejati, dan lumut hati). Sedangkan tumbuhan berpembuluh terdiri atas tumbuhan paku dan tumbuhan biji (tumbuhan biji terbuka dan biji tertutup).

Selengkapnya dapat diunduh DISINI



Diposkan oleh M Rizki di Rabu, November 19, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: klasifikasi, klasifikasi tumbuhan, lumut, materi IPA, SMP, tumbuhan
Reaksi:
MATERI IPA : KLASIFIKASI HEWAN
Klasifikasi hewan atau pengelompokkan hewan dibagi berdasarkan ada tidaknya tulang belakang (tulang leher, tulang punggung, tulang pinggang dan tulang kelangkang). Hewan digolongkan menjadi Avertebrata (tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (bertulang belakang)

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, November 19, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: avertebrata, hewan, klasifikasi, klasifikasi hewan, materi IPA, SMP, vertebrata
Reaksi:
MATERI BAHASA SUNDA : PERIBAHASA BASA SUNDA
Pemakaian peribahasa/paribasa sering didapati pada pelajaran Bahasa Sunda di sekolah. Kami mencoba merangkum beberapa peribahasa. Dipersilahkan bagi yang ingin menambahkan.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, November 19, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: materi bahasa sunda, paribasa, peribahasa, sd, sunda
Reaksi:
PELAJARAN BAHASA SUNDA : KAMUS
Pelajaran Bahasa Sunda seringkali menjadi masalah bagi anak-anak terutama yang tidak menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Kamus ini berisi sebagian kecil kata-kata Bahasa Sunda yang diambil dari buku pelajaran sekolah. Kami sangat senang jika ada yang menambahkan isi kamus yang masih sangat terbatas ini untuk memperkaya pengetahuan kita dalam berbahasa Sunda.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, November 19, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: kamus, kamus sunda, materi bahasa sunda, sd, sunda
Reaksi:
Selasa, 18 November 2008
MATERI IPS : PENINGGALAN SEJARAH
Sejarah adalah kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Peninggalan sejarah adalah benda-benda sisa masa masa lampau yang mempunyai nilai sejarah dan masih ada hingga kini. Berdasarkan wujudnya peninggalan sejarah dibagi menjadi 2 yaitu berbentuk bangunan dan berbentuk karya sastra.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI




Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bangunan, materi IPS, peninggalan, sastra, sejarah
Reaksi:
MATERI IPS : KENAMPAKAN ALAM
Wilayah Indonesia secara garis besar terdiri dari wilayah daratan dan wilayah perairan. Wilayah daratan terdiri dari dataran tinggi, dataran rendah, gunung, pegunungan, pantai, lembah dll, sedangkan wilayah perairan terdiri dari laut, sungai, danau, dll.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 18, 2008 2 komentar Link ke posting ini
Label: alam, geografi, indonesia, materi IPS
Reaksi:
MATERI IPS : KENAMPAKAN ALAM INDONESIA DAN KONDISI NEGARA TETANGGA
Indonesia merupakan negara yang terletak di Asia Tenggara. Terdapat beberapa persamaan dan perbedaan kondisi alam dan kondisi sosial Indonesia dengan negara tetangga. Misalnya persamaan iklim dan perbedaan dalam perkembangan ekonomi.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: alam, asia tenggara, indonesia, materi IPS
Reaksi:
MATERI IPS : KELUARGA
Keluarga adalah orang-orang yang terkait oleh perkawinan atau ikatan darah karena keturunan. Keluarga inti adalah keuarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak Anggota keuarga adalah semua orang yang ada dalam keluarga seperti ayah, ibu, anak, kakek, nenek, pembantu.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: anak, ayah, ibu, kakek, keluarga, keturunan, materi IPS, nenek, sebutan, silsilah keluarga
Reaksi:
MATERI IPS : KEDATANGAN BELANDA
Masuknya Belanda ke Indonesia dimulai pada tahun 1595 pada saat Cornelis de Houtman memimpin armada yang terdiri dari 4 buah kapal menuju Nusantara. Pelayaran tersebut menempuh rute Belanda – Pantai Barat Afrika – Tanjung Harapan – Samudra Hindia – Selat Sunda – Banten. Pada tanggal 6 Juni 1596 armada kapal tersebut sampai di Sumatera dan pada tanggal 22 Juni mendarat di pelabuhan Banten.

Selengkapnya silakan unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: belanda, Cornelis de Houtman, materi IPS
Reaksi:
MATERI IPS : UPAYA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN
Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 hanya bersifat de facto (berdasarkan fakta), tetapi secara de yure (berdasarkan hukum internasional) belum didapatkan. Karena Belanda belum mengakui kedaulatan negara Indonesia. Banyak terjadi pertempuran fisik di berbagai daerah sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan.

Selengkapnya unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, November 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: de facto, de jure, kemerdekaan, materi IPS, proklamasi
Reaksi:
Senin, 17 November 2008
MATERI IPS : PEMBAGIAN BENUA
Dunia ini memiliki 5 benua dan 4 samudra yaitu benua Asia, Amerika, Australia, Afrika, dan Eropa serta samudra Pasifik, Atlantik, Arktik dan Hindia. Kondisi alam, penduduk, dan perkembangan perekonomian negara di masing-masing benua berbeda-beda.

Selengkapnya download DISINI



Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: benua, materi IPS, samudra
Reaksi:
MATERI IPS : PERKEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI WILAYAH INDONESIA
Pada awal berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 8 provinsi yang ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945. Selanjutnya berkembang sampai sekarang menjadi 33 provinsi.

Selanjutnya silakan unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: materi IPS, pemerintah, PPKI, sistem administrasi
Reaksi:
MATERI IPS : TABUNGAN
Menabung adalah menyimpan atau menyisihkan sebagian uang yang kita miliki. Tujuannya untuk menghemat pengeluaran, agar dapat mengatur keuangan dengan baik, mempersiapkan hari esok yang lebih baik, melatih hidup berencana, dan ikut serta mengisi pembangunan.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: materi IPS, menabung, tabungan, uang
Reaksi:
MATERI IPS : SUKU BANGSA DAN RUMAH ADAT
Indonesia kaya akan suku bangsa yang ada di masing-masing provinsi. Selain itu setiap provinsi memiliki rumah adat yang berbeda-beda.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: budaya, indonesia, materi IPS, rumah adat, suku bangsa
Reaksi:
MATERI IPA : KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
Keanekaragaman makhluk hidup sama artinya dengan keanekaragaman hayati. Makhuk hidup terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Di dunia ini banyak sekali jenis hewan dan tumbuhan. Untuk itu perlu dilakukan klasifikasi. Klasifikasi sederhana merupakan pengelompokan berdasarkan persamaan yang sifatnya umum seperti tempat hidup, jenis makanan, dan kegunaan.

Selengkapnya unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, ciri makhluk hidup, hayati, hewan, keanekaragaman, materi IPA
Reaksi:
MATERI IPA : ORGANISASI KEHIDUPAN
Kehidupan makhuk hidup tersusun dari sel. Kumpulan sel membentuk jaringan. Jaringan membentuk organ. Organ membetuk sistem organ dan kemudian terbentuklah organisme.

Selengkapnya unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, jaringan, materi IPA, organisasi kehidupan, sel
Reaksi:
MATERI IPA : SAINS DAN BIOLOGI
Biologi adalah cabang sains yang khusus mempelajari segala sesuatu tentang makhluk hidup. Cabang-cabang ilmu biologi terdiri atas zoologi, botani, anatomi, fisiologi, taksonomi, genetika, mikrobiologi, dan higiena.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Senin, November 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: anatomi, biologi, botani, fisiologi, genetika, higiena, materi IPA, mikrobiologi, taksonomi, zoologi
Reaksi:
Minggu, 16 November 2008
MATERI IPA : PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN
Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak. Tumbuhan berkembang biak dengan dua cara yaitu generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan generatif ditandai dengan terjadinya penyerbukan dan pembuahan. Perkembangbiakan vegetatif terdiri dari perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Minggu, November 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: ipa.generatif, materi IPA, perkembangbiakan, tanaman, tumbuhan, vegetatif
Reaksi:
IPA: Energi Alternatif dengan Kompor Matahari
Kompor matahari merupakan salah satu cara pemanfaatan energi alternatif yaitu sinar matahari untuk proses pemasakan makanan. Bahan yang sederhana dan mudah di dapat serta biaya yang terjangkau, membuat kompor matahari menjadi salah satu pilihan untuk memasak disamping penggunaan kompor minyak tanah dan LPG.

Selengkapnya di download DISINI.
Diposkan oleh M Rizki di Minggu, November 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: energi alternatif, energy, kompor matahari
Reaksi:
MATERI IPA: TATA SURYA (SOLAR SYSTEM)
Tata surya / solar system adalah rumpun planet, bulan dan serpihan antariksa yang mengorbit di sekeliling matahari. Semua itu disatukan oleh gaya tarik gravitasi matahari. Sistem tata surya kemungkinan terbentuk dari awan besar gas dan debu antar bintang yang menjadi satu karena gaya gravitasinya sendiri, sekitar lima milyar tahun yang lalu.

Selengkapnya download DISINI



Diposkan oleh M Rizki di Minggu, November 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: astronomi, bumi, materi IPA, orbit, planet, satelit, solar system, tata surya
Reaksi:
MATERI IPA : PERKEMBANGBIAKAN HEWAN
Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak. Hewan berkembang biak dengan dua cara yaitu generatif dan vegetatif. Perkembangbiakan generatif terdiri dari ovivar, vivivar, dan ovovivivar, sedangkan perkembangbiakan vegetatif terdiri dari tunas, fragmentasi, dan membelah diri.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Minggu, November 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, hewan, materi IPA, perkembangbiakan
Reaksi:
MATERI IPA : CIRI KHUSUS HEWAN DAN TUMBUHAN
Beberapa hewan dan tumbuhan memiliki ciri khusus untuk beradaptasi dengan lingkungannya, untuk mencari makanan/mangsanya, dan untuk menghindar dari ancaman musuhnya. Misalnya kelelawar, burung hantu, kantong semar, dan kaktus

Selengkapnya ada di 2 file, download DISINI dan DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Minggu, November 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: ciri khusus, ciri makhluk hidup, ipa, materi IPA
Reaksi:
MATERI IPA : CAHAYA
Cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang dapat ditangkap oleh mata. Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dihasilkan dari perpaduan medan listrik dengan medan magnet. Sumber cahaya adalah benda-benda yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Minggu, November 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: cahaya, elektromagnetik, gelombang, materi IPA
Reaksi:
Jumat, 14 November 2008
MATERI IPA : MASA PUBERTAS
Masa pubertas adalah masa peralihan dari masa anak-anak menjadi masa dewasa atau masa akil balik. Manusia yang sudah mengalami masa pubertas sudah dapat berkembang biak. Masa pubertas ditandai dengan perubahan fisik, emosi, pemikiran dan kehidupan.

Selengkapnya unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: akil balik, akil baliq, ipa, puber, pubertas, puberty, remaja
Reaksi:
MATERI IPA : CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
Makhuk hidup terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Makhluk hidup memiliki ciri-ciri diantaranya memerlukan makanan, bergerak, tumbuh, berkembang biak dan bernafas.

Selengkapnya unduh DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, ciri makhluk hidup, ipa, makhluk hidup
Reaksi:
MATEMATIKA : RUMUS BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG
Bangun datar dalam matematika sering disebut bangun geometri. Jenis bangun datar antara lain segitiga, persegi, persegi panjang dll. Bangun ruang adalah bangun matematika yang memiliki isi atau volume. Jenis bangun ruang antara lain kubus, balok, tabung, dll. Kita seringkali harus menghitung keliling dan luas bangun datar serta volume bangun ruang.

Selengkapnya unduh DISINI



Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bangun datar, bangun ruang, geometri, matematika, math, rumus
Reaksi:
MATEMATIKA : SATUAN PENGUKURAN
Untuk melakukan pengukuran diperlukan satuan. Ada satuan panjang, satuan luas, satuan volume, satuan berat, dan satuan waktu. Seringkali dalam perhitungan diperlukan konversi satuan.

Selengkapkannya di SINI
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, November 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: matematika, math, measurment, pengukuran, satuan, ukuran
Reaksi:
Agama: ASMAUL HUSNA
“Hanya milik Allah Asmaul Husna (nama-nama terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al A’raaf : 180)

SOAL LATIHAN DAN JAWABAN

Rangkuman Pelajaran Sekolah

Blog ini didedikasikan bagi anak-anak sekolah dan orang tua yang ingin mendapatkan rangkuman dan MindMap pelajaran , yang mencakup materi Matematika,IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, IPS, Agama, PKn; tips mengerjakan soal, presentasi dan lainnya. Harapan kami blog "Rangkuman Pelajaran" ini bisa membantu memudahkan anak-anak untuk belajar dan berprestasi terutama untuk menghadapi Ujian Akhir Sekolah tingkat SD, SMP dan SMA.
Laman

* Beranda
* eBook UASBN
* Tips Downloads RangPel

Blog ini
Di-link Dari Sini
Blogroll
Daftar Link
Blog ini




Di-link Dari Sini




Blogroll




Daftar Link





MindMap Buzan
Buzan's iMindMap
Senin, 12 Januari 2009
Ebook Sukses UASBN SD 2009

Alhamdulillah telah hadir "Ebook Sukses UASBN SD 2009, Materi Bahasa Indonesia" yang telah sesuai dengan kisi-kisi UASBN terbaru tahun pelajaran 2008/2009. Ebook ini dipersembahkan oleh blog Rangkuman-Pelajaran.blogspot.com.

Untuk mendapatkan ebooknya silakan klik link ini:
www.Ebook-UASBN.co.cc

Semoga bermanfaat.



Diposkan oleh M Rizki di Senin, Januari 12, 2009 0 komentar Link ke posting ini
Label: ebook uasbn, kisi-kisi uasbn, uasbn 2009, ujian akhir, ujian nasional
Reaksi:
Jumat, 09 Januari 2009
Latihan Menjawab di LJK (Lembar Jawaban Komputer) Yuk!

Teman-teman, supaya mengerjakan UASBN 2009 nanti bisa lebih PD (Percaya Diri), lebih baik kita latihan menjawab dengan menggunakan LJK (Lembar Jawaban Komputer).

Kalau mau berlatih... saya sediakan LJK-nya, pakai format PDF, supaya bisa diprint berulang-ulang.

Lembar Jawaban Komputer format menyilang, download DISINI
Lembar Jawaban Komputer format mengisi lingkaran, download DISINI

Selamat berlatih, semoga sukses.
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, Januari 09, 2009 3 komentar Link ke posting ini
Label: dmr, jadwal uasbn 2009, latihan ljk, lembar jawaban komputer, ljk
Reaksi:
Kamis, 08 Januari 2009
Software Gratis Untuk Mengkonversi Satuan Pengukuran
Bila anda kesulitan untuk mengkonversi suatu satuan pengukuran.... tidak lagi sekarang!
Karena ada "software gratis" dari J.F. Madison yang dapat mengkonversi berbagai macam satuan seperti:

1. Luas / Area
2. Volume
3. Tekanan/Pressure
4. Kecepatan
5. Jarak
6. Sudut
7. Konsentrasi
8. Akselerasi
9. Densitas
10. Komputer (bit,byte), dll.

Softwarenya bisa anda dapatkan DISINI

Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Januari 08, 2009 0 komentar Link ke posting ini
Label: conver, free software, freeware, kecepatan, konversi, luas, perhitungan, satuan pengukuran, software gratis, volume
Reaksi:
Rabu, 07 Januari 2009
Materi IPA: Macam Pesawat Sederhana
Pesawat / Alat sederhana diperlukan untuk menghemat tenaga, waktu dan biaya. Berbagai macam pesawat sederhana antara lain:

1. Pengungkit atau Tuas
Digunakan untuk mengungkit benda yang berat.
Contoh: Gunting, mesin tik, jungkat-jungkit, gerobak roda satu, pembuka kaleng, penjepit es, sekop, linggis dan stapler

2. Bidang Miring
Digunakan untuk mempermudah memindahkan suatu benda.
Contoh: jalan landai di pegunungan, baji, sekrup, pahat, paku dan baut

3. Katrol
Digunakan untuk mempermudah mengangkat benda. Pesawat ini terdiri dari roda yang berputar tetapi tidak berjalan. Katrol dilengkapi dengan tali atau rantai.
Prinsip kerjanya sama dengan pengungkit, yaitu punya tiga titik: Titik Tumpu (TT), Titik Beban (TB) dan Titik Kuasa (TK).
Contoh: Kerekan bendera, kerekan sumur timba.

4. Roda dan Poros
Digunakan untuk meringankan kerja.
Contoh: roda sepeda, kursi roda, roda mobil, roda pesawat terbang, engsel pintu, dan gerobak.


Penjelasan lebih detil bisa di Download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, Januari 07, 2009 4 komentar Link ke posting ini
Label: bidang miring, ipa, katrol, pengungkit, pesawat sederhana, poros, roda, tuas
Reaksi:
Materi IPA: Penyesuaian Diri pada Makhluk Hidup


1. Penyesuaian Diri Hewan dengan Lingkungannya

Penyesuaian diri atau dikenal dengan istilah adaptasi, bertujuan untuk: 1) memperoleh makanan dan 2) melindungi diri dari musuhnya.

a. Adaptasi hewan dalam memperoleh makanan

Contoh:

* Harimau --> kuku dan taring yang tajam
* Burung --> paruh sesuai dengan jenis makanan
* Kupu-kupu --> probosis
* Lebah --> tipe mulut penjilat
* Unta --> punuk (berisi lemak yang dapat dipecah menjadi makanan dan air)
* Bebek --> bentuk paruh pipih dan lebar (memudahkan untuk mencari cacing di balik lumpur)
* Kelelawar --> menghasilkan gelombang bunyi (mengetahui posisi mangsanya disebut ekolokasi)
* Armadilo --> lidah yang panjang dan lengket (untuk menangkap serangga kecil)


b. Adaptasi hewan terhadap habitatnya

Contoh:

* Unta -->dua baris bulu mata (untuk melindungi mata dari pasir dan matahari), dua jari kaki yang bersatu (untuk mencegah tenggelam di dalam pasir)
* Kangguru -->kantung pada perutnya (untuk menyimpan anaknya selama kurang lebih delapan bulan).
* Ikan --> bentuk badan runcing
* Burung --> kaki sesuai dengan tempat hidup
* Anjing laut --> lapisan lemak di bawah kulit
* Cicak --> telapak kaki memiliki lapisan lengket yang tampak seperti guratan-guratan (berguna untuk merayap di dinding)


c. Adaptasi hewan untuk melindungi diri dari musuh

Contoh:

* Trenggiling --> melingkarkan tubuh
* Bunglon --> mimikri
* Belalang daun --> warna & bentuk seperti daun
* Cumi-cumi --> zat tinta
* Ular -->bisa
* Cicak --> autotomi (memutuskan buntut)


2. Penyesuaian Diri Tumbuhan dengan Lingkungannya

a. Menggugurkan daun / meranggas
Contoh: jati, randu, mahoni, kedondong, flamboyan,dsb

b. Batang/tangkai daun meggelembung
Contoh: eceng gondok, kangkung, teratai

c. Berdaun kecil-kecil/tebal/tak berdaun/berlapis kutikula
Contoh: kaktus, anggrek, bakung, lidah buaya, tusam, cemara

d. Warna bunga mencolok dan menghasilkan bau khas
Contoh: bunga bangkai, mawar, bunga sepatu

e. Akar dipermukaan air
Contoh: bakau

Diposkan oleh M Rizki di Rabu, Januari 07, 2009 1 komentar
Label: adaptasi hewan, adaptasi makhluk hidup, adaptasi tumbuhan, autotomi, ekolokasi, materi IPA, mimikri, penyesuaian diri
Reaksi:
Selasa, 30 Desember 2008
Jadwal Penyelenggaraan UASBN dan UN Tahun Pelajaran 2008/2009
Jadwal UASBN & UN 2009 tersebut tercantum dalam:

Keputusan BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Nomor 1514/BSNP/XII/2008 tentang Prosedur Opersi Standar (POS) UJIAN AKHIR SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (UASBN) untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2008/2009

Download Disini

===============

Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 1513/BSNP/XII/2008
tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional (UN) Untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun Pelajaran 2008/2009


Download Disini

==================

Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan nomor 1512/BSNP/XII/2008
tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) Tahun Pelajaran 2008/2009

Download Disini


Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 30, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bsnp, jadwal uasbn 2009, jadwal un 2009, nomor 1512 tahun 2008
Reaksi:
Kisi-Kisi Soal UASBN 2009 utk SD/MI/SDLB
Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 67 ayat (3), Pasal 71, Pasal 72 ayat (2), dan Pasal 94 huruf d Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2008/2009.

Dikeluarkan Peraturan Menteri No. 82 Tahun 2008, yang berisi:

Kisi-Kisi Soal UASBN 2009 untuk SD/MI/SDLB.

Selengkapnya silakan DOWNLOAD DISINI


Dapatkan eBook Sukses UASBN 2010 DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 30, 2008 2 komentar Link ke posting ini
Label: kisi-kisi uasbn 2009, mi, permen 82 2008, sd, sdlb
Reaksi:
Kisi-Kisi Soal UN 2009 Tingkat SMP/MTs/SMPLB,SMALB,SMK


Menimbang: bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 67 ayat (3), Pasal 71 dan Pasal 72 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP/MTs/SMPLB), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2008/2009
Peraturan ini ditetapkan tanggal 5 Desember 2008 oleh Mendiknas Bambang Sudibyo.

Berisi antara lain "Kisi-Kisi soal Ujian Nasional SMP/MTs/SMPLB,SMALB,SMK tahun 2009". Selengkapnya bisa di download DISINI.
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 30, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: kisi-kisi un 2009, mts, smalb, smk, SMP, smplb
Reaksi:
Senin, 29 Desember 2008
Kisi-Kisi Soal UN 2009 Tingkat SMA/MA

Menimbang: bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 67 ayat (3), Pasal 71 dan Pasal 72 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Ujian Nasional (UN)Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Tahun Pelajaran 2008/2009
Peraturan ini ditetapkan tanggal 5 Desember 2008 oleh Mendiknas Bambang Sudibyo.

Berisi antara lain "Kisi-kisi soal ujian nasional SMA/MA tahun 2009". Selengkapnya bisa di download DISINI.
Diposkan oleh M Rizki di Senin, Desember 29, 2008 0 komentar
Label: kisi-kisi uasbn, kisi-kisi un 2009, pp 77 tahun 2008, uasbn 2009
Reaksi:
Selasa, 23 Desember 2008
Bahasa Indonesia: Penulisan Angka dan Lambang Bilangan

1. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor.
Dalam tulisan umumnya digunakan angka Arab dan angka Romawi.
Contoh :
Angka Arab : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dst
Angka Romawi : I, II, III, IV, V, VI, VII, dst.

2. Angka digunakan untuk menyatakan
a. ukuran panjang, berat, luas, dan isi
b. satuan waktu
c. nilai uang
d. kuantitas
Contoh :
12 centimeter
10 liter
12 jam

3. Angka biasanya dipakai untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, kamar, atau alamat.
Contoh :
Jalan Terapi II No 34
Hotel Salak kamar 219

4. Angka digunakan untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci.
Contoh :
Bab II, pasal 27, halaman 129
Surat Al Baqarah ayat 283

Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut :
a. Bilangan Utuh
Contoh :
Dua puluh tiga 23
Delapan belas 18

b. Bilangan Pecahan
Contoh :
Setengah ½
Sepertiga 1/3

KETENTUAN PENULISAN LAINNYA :

silakan DOWNLOAD GRATIS Di sini
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 23, 2008 0 komentar
Label: angka, bilangan, lambang bilangan, math, ringkasan matematika
Reaksi:
Ringkasan Bahasa Indonesia: Puisi
Puisi adalah jenis karangan yang dalam penyajiannya sangat mengutamakan keindahan bahasa dan kepadatan makna.

Unsur-unsur puisi :

1. Tema yaitu pokok persoalan yang akan diungkapkan oleh penulis puisi. Tema tersirat dalam keseluruhan puisi.
2. Rasa yaitu sikap penulis puisi terhadap pokok persoalan yang terkandung dalam puisi.
3. Nada yaitu sikap penulis puisi terhadap pembacanya. Nada berkaitan erat dengan tema dan rasa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya sikap merayu, mengadu, mengkritik, dan sebagainya.
4. Amanat yaitu pesan yang ingin disampaikan penulis puisi dalam puisinya.


Jenis puisi berdasarkan bentuknya :

1. Puisi terikat yaitu puisi yang terikat oleh aturan-aturan bait, baris, dan rima. Contoh : pantun, syair, sonata,distikon, terzina, kuatrain, kuint, sektet, septima, dan okataf
2. Puisi bebas yaitu puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan bait, baris, dan rima. Contoh : Puisi karangan Chairil Anwar, Taufik Ismail, WS Rendra,Puisi kontemporer karangan Sutardji Calzuom Bachri


Jenis puisi berdasarkan jamannya :

Bisa Didownload GRATIS Disini
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 23, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, puisi, rangkuman bahasa, ringkasan
Reaksi:
Ringkasan Bahasa Indonesia: Mari Mengarang

Karangan

Merupakan bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh.

Karangan diartikan pula sebagai rangkaian hasil pemikiran dan ungkapan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang teratur.

Bentuk-bentuk karangan:

1. Prosa, yaitu karangan yang disusun dalam bentuk bebas dan terperinci.
Contoh :
a. Fiksi, yaitu karangan yang disusun berdasarkan imajinasi. Contoh : novel, cerpen
b. Nonfiksi yaitu karangan yang disusun berdasarkan kenyataan (fakta) yang sesungguhnya. Contoh : laporan, biografi, resep

2. Puisi, yaitu karangan yang mengutamakan irama, rima, dan kepadatan makna.

3. Drama, yaitu karangan yang berbentuk dialog-dialog.

Jenis-jenis karangan ......... dst

SILAKAN DOWNLOAD GRATIS DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 23, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, drama, karangan, mengarang, prosa, puisi, rangkuman bahasa, ringkasan ipa
Reaksi:
Ringkasan IPA: Penggolongan Batuan

Batu merupakan benda bukan logam yang berwujud padat dank eras. Batu membentuk lapisan luar bumi yang disebut kerak bumi.
Berdasarkan cara terbentuknya ada tiga jenis batuan yaitu :

1. Batuan Beku
2. Batuan Endapan (Sedimen)
3. Batuan Metamorf (Malihan)
I. BATUAN BEKU

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari lahar yang telah dingin
Proses pembentukan

letusan gunung berapi --> magma panas dari gunung berapi --> terbentuk lahar yang bercampur dengan air --> lahar membeku akibat suhu dingin --> lahar mengeras dan menjadi batuan

Macam-macam batuan beku :

1. Batu Granit

* Terbentuk dari lava yang membeku dalam waktu yang sangat lama.
* Mempunyai warna-warna campuran yang indah seperti putih, kelabu, dan jingga.
Susunannya keras dan kasar.
* Sangat baik untuk fondasi galangan kapal, dermaga, pengeras jalan, ubin, dan bahan bangunan lainnya.
* Terdiri atas 3 jenis mineral yaitu :
1. Feldspar merah muda atau kelabu
2. Kuarsa putih
3. Mineral hitam (mika)

2. Batu Obsidian

* Merupakan batuan yang keras, licin, berkilau seperti kaca hitam atau hitam.
* Seringkali disebut batu kaca.
* Terbentuk dari lahar dingin yang membeku dengan cepat.
* Berwarna hitam, coklat tua atau merah.
* Bila dipecah akan membentuk permukaan yang licin menglengkung dengan tepi yang tajam.
* Dahulu digunakan sebagai ujung tombak atau alat pemotong.

SELANJUTNYA ........

3. Batu Apung
4. Batu Basalt

II. BATUAN SEDIMEN (BATUAN ENDAPAN)
III. BATU METAMORF (BATU MALIHAN)
Silakan Download GRATIS disini

Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 23, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: batuan, golongan, materi IPA, penggolongan batuan, ringkasan ipa
Reaksi:
Ringkasan IPA: TANAH

Tanah merupakan unsur permukaan bumi yang sangat penting untuk kehidupan. Tanah adalah lapisan atas bumi yang terbentuk dari berbagai campuran yaitu pelapukan batuan induk (anorganis) dan tumbuhan serta binatang yang sudah mati (organis)Pada dasarnya tanah berasal dari hasil pelapukan dan pengendapan batuan-batuan yang dalam prosesnya bercampur dengan bahan-bahan organik.
Pelapukan adalah rusaknya batuan dari butiran besar menjadi butiran kecil dan lebih halus.
Pelapukan batuan dipengaruhi oleh keadaan struktur batuan dan iklim.

Macam-macam pelapukan adalah :

1. Pelapukan Fisika
Pelapukan fisika adalah pelapukan yang disebabkan oleh tenaga dari alam seperti suhu, sinar matahari, air, dan angin.

Contoh :
a. Pengaruh sinar matahari
Pada siang hari suhu tinggi akibatnya batuan akan mengalami pemanasan dan mengembang. Pada malam hari suhu rendah akibatnya batuan akan mengalami pendinginan dan mengerut. Karena batuan mengembang dan mengerut secara bergantian, lama-lama batuan retak dan pecah menjadi kerikil, pasir atau debu.

b. Pengaruh air
Air yang merembes masuk ke celah-celah batuan akan mengalami pembekuan. Air yang membeku di celah-celah batuan ini menekan batuan sehingga pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.


2. Pelapukan Biologis

3. Pelapukan Kimia

Selengkapnya DOWNLOAD DISINI



Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 23, 2008 0 komentar
Label: ipa, pelajaran, rangkuman ipa, ringkasan ipa, tanah
Reaksi:
Sabtu, 20 Desember 2008
Membuat Presentasi yang Baik dengan PowerPoint

Teman-teman, seringkali kita kesulitan membuat sajian presentasi menggunakan PowerPoint yang simpel dan dimengerti, padahal setiap presentasi kita selalu dibatasi oleh waktu. Nah... sekarang bagaimana cara membuat sebuah presentasi menggunakan PowerPoint yang baik?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat presentasi, antara lain:
1. Hindari kalimat yang panjang
2. Ringkas data angka terutama yang menggunakan desimal.
Contoh: 103,323 diubah menjadi cukup 103 saja
3. Pergunakan huruf yang tegas tidak banyak berlekuk.
Contoh: huruf Arial lebih jelas dibandingkan huruf Times Roman
4. dst,

Selanjutnya,

Silakan Download Panduan Gratis disini:
1. File 1
2. File 2

Diposkan oleh M Rizki di Sabtu, Desember 20, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: buat powerpoint, powerpoint, presentasi yang baik
Reaksi:
Kamis, 18 Desember 2008
Pelajaran Agama: PUASA
Puasa adalah menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkannya mulai dari terbit fajar (Subuh) sampai terbenam matahari (Magrib).

Dalil puasa terdapat pada surat Al-Baqarah ayat 183 – 185 yang artinya :

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang terdahulu dari kamu supaya kamu bertaqwa, yaitu pada beberapa hari yang sudah ditentukan. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan, maka (puasalah) bilangan (yang tidak dipuasakan itu) pada hari-hari yang lain. Dan terhadap orang-orang yang sangat berat baginya mengerjakan puasa, wajib membayar fidyah (yaitu) memberi makan seorang miskin, dan barangsiapa yang dengan sukarela mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya, dan puasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Barangsiapa yang menyaksikan di antara kamu bulan Ramadhan hendaklah dia memuasakannya dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan, maka (puasakanlah) bilangan (yang tidak dipuasakan itu) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagi kamu dan Dia tidak menghendaki kesulitan bagi kamu, dan hendaklah kamu mencukupkan bilangan (harinya) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang telah diberikan kepadamu dan supaya kamu bersyukur.

SELANJUTNYA :


Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: agama, agama islam, al baqarah 183-185, puasa, shaum
Reaksi:
Matematika: DEBIT
Debit adalah volume air mengalir dalam waktu tertentu melalui penampang air, sungai, saluran, pipa atau keran.

RUMUS DEBIT







Untuk menghitung debit air langkah-langkahnya adalah :

1. Tentukan volume air yang terpakai dengan cara mengurangkan kedudukan meter akhir (volume air terakhir) dengan kedudukan meter awal (volume air awal)

2. Ubah waktu pemakaian sesuai soal dengan konversi :
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
1 jam = 3.600 detik
1 menit = 1/60 jam
1 detik = 1/60 detik
1 jam = 1/3.600 detik

3. Bagi volume air yang terpakai (point 1) dengan waktu (point 2)


Konversi volume :
1 liter = 1 dm³ = 1.000 cm³ = 1.000.000 mm³ = 0.001 m³
1 cc = 1 ml = 1 cm³


CONTOH SOAL DAN PENYELESAIAN

1. Dalam 1 jam sebuah keran dapat mengeluarkan air sebesar 3.600 m³. Berapa liter/detik debit air tersebut ?

Penyelesaian

Diketahui
volume (v) = 3.600 m³ = 3.600.000 dm³ = 3.600.000 liter
waktu (t) = 1 jam = 3.600 detik

Ditanya debit (D) liter/detik

Jawab :
D = v = 3.600.000 liter = 1.000 liter/detik
t = 3.600 detik


2. Debit keran air 20 liter/detik. Hitung berapa m³ air yang dapat ditampung selama 30 menit ?


3. Mobil tanki mengalirkan bensin ke pom bensin selama ¼ jam. Bensin yang dialirkan sebanyak 2.250 liter. Berapa liter per detik aliran bensin tersebut ?


4. Pemakaian air di rumah pak Rudi adalah 15 jam tiap hari. Jika kedudukan meter awal adalah 2.143 m³ dan kedudukan meter akhir adalah 4.087 m³, berapa liter/detik debit air di rumah pak Rudi ?

5. Debit keran air 2.400 liter/menit. Berapa jam yang diperlukan untuk mengisi sebuah bak yang berukuran panjang 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi 3 meter ?

6. Ibu Mirna mendapat tagihan rekening PDAM pada akhir bulan dengan kedudukan meteran awal bulan 5.605 m³ dan akhir 5.855 m³. Harga pemakaian adalah Rp. 1.200/m³ dengan tambahan biaya administrasi Rp. 3.000,- , biaya pemeliharaan Rp. 2.500,- dan biaya meteran Rp. 1.500,-. Berapa rupiah Bu Mirna harus membayar tagihan air itu ?


7. Paman memasang aliran air dari PDAM. Pada awal pemakaian kedudukan meteran adalah 2.000 m³. Setelah dipakai selama 6 jam, kedudukan meteran adalah 2.030 m³. Berapa kedudukan meteran akhir pada akhir bulan jika setiap hari paman menggunakan air selama 10 jam tiap hari ?


8. Pak Juanidi memasang aliran air dari PDAM. Pada awal bulan kedudukan meteran air adalah 3.500 m³. Setelah dipakai selama 5 jam sehari, kedudukan meteran air pada hari ke – 3 adalah 3.575 m³. Berapa liter/menit debit air ?


9. Bu Siska mendapat tagiahan rekening air sebesar Rp. 486.000,-. Harga pemakaian air adalah Rp. 1.500,- per m³. Jika ibu Siska menggunakan air selama 10 jam tiap hari, berapa liter/detik debit airnya ?


10. Pak Karta ingin mengisi tangki air yang berbentuk tabung dengan diameter alas 70 cm dan tinggi 1,5 meter. Untuk mengisi air di tangki tersebut dibutuhkan waktu 30 menit. Pak Karta mengisi tangki air itu 3 kali dalam sehari. Berapa debit liter/menit airnya ? Berapa rupiah tagihan air pak Karta jika harga pemakaian Rp. 1.500,- per m³ ? Berapa kedudukan akhir meteran air jika kedudukan awal adalah 3.340 m³ ?


PENYELESAIAN DAPAT DIPEROLEH GRATIS

Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 18, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: debit, ipa, matematika, soal debit
Reaksi:
Matematika: Tips untuk menghitung Sudut Jarum Jam
Langkah 1 :

- satu putaran jam = 360⁰
- satu putaran jam = 12 angka
maka

besar sudut antara angka-angka dalam jam =
360⁰ = 30⁰
12

Langkah 2

- setiap jam jarum pendek bergeser 30⁰
- setiap 60 menit jarum pendek bergeser 30⁰
maka
setiap jarum panjang bergeser 1 menit, maka jarum pendek bergeser 30 = ½⁰ 60

Contoh Soal :

Pukul 05.20
- posisi jarum pendek di angka 5
- posisi jarum panjang di angka 4
maka
besar sudut yang dibentuk kira-kira
= (5 – 4) X 30⁰ = 30⁰

Sebenarnya posisi jarum pendek tidak tepat di angka 5 melainkan sudah bergeser menuju angka 6, sehingga sudut yang dibentuk lebih besar dari 30⁰
Berapa derajat pergeserannya ?
- jarum panjang sudah bergeser selama 20 menit
= 20 X ½⁰ = 10⁰
jadi
besar sudut yang dibentuk adalah 30⁰ + 10⁰ = 40⁰


Pukul 08.15 ?

Pukul 03.50 ?



Untuk Langkah Pengerjaan dan Jawabannya, Silakan

Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: contoh soal, jarum jam, matematika, sudut
Reaksi:
Matematika: Tips untuk menyelesaikan soal perbandingan
Langkah-langkah :

* buat tabel yang dimana kolom 1 adalah angka perbandingan, dan kolom 2 adalah angka real
* carilah bilangan pengali yang diperoleh dari

angka real : angka perbandingan

* kalikan bilangan pengali dengan angka perbandingan sehingga didapat angka real.

angka real = angka perbandingan x bilangan pengali


Contoh Soal

Perbandingan umur Andi dengan umur Ayah adalah 2 : 7. Jika umur Ayah 49 tahun maka :
a. Berapa umur Andi ?
b. Berapa jumlah umur mereka ?
c. Berapa selisih umur mereka ?


a. Jadi umur Andi = 14 tahun
b. Jumlah umur mereka = 63 tahun
c. Selisih umur mereka = 35 tahun

------------
Pak Tono adalah penjual buah. Ia menjual buah mangga, jeruk, dan apel dengan perbandingan 3 : 5 : 9. Jika selisih buah apel dengan jeruk adalah 24 buah, maka
a. Berapa jumlah buah mangga ?
b. Berapa jumlah buah jeruk ?
c. Berapa jumlah buah apel ?
d. Berapa jumlah semua buah yang dijual ?
e. Berapa selisih buah apel dengan mangga ?
f. Berapa selisih buah jeruk dengan mangga ?


Bilangan pengali = 24 : 4 = 6

Jadi :
a. Jumlah buah mangga = 18 buah
b. Jumlah buah jeruk = 30 buah
c. Jumlah buah apel = 54 buah
d. Selisih apel dengan mangga = 36 buah
e. Selisih jeruk dengan mangga = 12 buah
f. Total semua buah = 102 buah

---------
Pak Tani menanam berbagai macam sayuran di ladangnya. Ladang pak Tani luasnya 1.800 m2. Jika lahan tersebut ditanami terong, sawi, kol, tomat dan cabe dengan perbandingan 2 : 4 : 5 : 6 : 7 , maka
a. Berapa m2 lahan yang ditanami terong ?
b. Berapa m2 lahan yang ditanami sawi ?
c. Berapa m2 lahan yang ditanami kol ?
d. Berapa m2 lahan yang ditanami tomat ?
e. Berapa m2 lahan yang ditanami cabe ?
f. Berapa m2 selisih lahan yang ditanami cabe dengan kol ?
g. Berapa m2 selisih lahan yang ditanami tomat dengan terong ?


Untuk Langkah Pengerjaan dan Jawabannya, Silakan
Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: matematika, pelajaran, pelajaran sd, perbandingan, soal perbandingan
Reaksi:
Matematika: BILANGAN ROMAWI
ANGKA DASAR BILANGAN ROMAWI


Selanjutnya, Ketentuan dalam menulis lambang bilangan Romawi :


Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 18, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bilangan romawi, matematika, rangkuman pelajaran, sd
Reaksi:
Rabu, 17 Desember 2008
Download Buku Sekolah Gratis
Kemarin saya surfing di internet dan menemukan lokasi tempat download Buku Sekolah Gratis dengan format pdf yang lebih kecil (dikompres) sehingga ukuran filenya tidak sebesar yang ada di situs resminya (http://bse.depdiknas.go.id).

Bagi Anda yang tertarik, silakan lihat di alamat ini:
http://bse.invir.com/

Invir mengoleksi kumpulan bse (SD, SMP, SMA, dan SMK) dengan total seluruh file sebanyak 407.
Diposkan oleh M Rizki di Rabu, Desember 17, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bse, buku pelajaran, buku sekolah gratis
Reaksi:
Selasa, 16 Desember 2008
Kisi-Kisi UASBN 2008

Kisi-kisi UASBN atau Spesifikasi Soal UASBN SD/MI dan SDLB mata-pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA (sumber dari: http://www.bsnp-indonesia.org). Isinya mencakup: Standar Kompentensi Lulusan, Materi dan Indikator.

Selengkapnya kisi-kisi:

DOWNLOAD GRATIS DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 16, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, ipa, kisi-kisi uasbn, latihan matematika, mi, pelajaran sd, spesifikasi soal uasbn, uasbn 2008
Reaksi:
Senin, 15 Desember 2008
Index Blog: Rangkuman Pelajaran

Update pertama (15 Des 2008). Indeks dikelompokkan berdasarkan kategori mata pelajaran. Klik masing-masing pelajaran untuk mendownload

Mata Pelajaran Matematika:

1. Bangun Datar
2. BANGUN RUANG
3. Soal Skala untuk SD Kelas 6
4. Operasi Hitung Bilangan Pecahan
5. Bilangan Pecahan
6. Latihan Persiapan UASBN Tingkat SD
7. RUMUS BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG
8. SATUAN PENGUKURAN


Mata Pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam):

1. Sistem Pencernaan Makanan
2. BUMI, BULAN, DAN MATAHARI
3. Alat Indera
4. Bagian Tubuh Tumbuhan
5. Perubahan Benda
6. KLASIFIKASI TUMBUHAN
7. KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
8. ORGANISASI KEHIDUPAN
9. PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN
10. PERKEMBANGBIAKAN HEWAN
11. CIRI KHUSUS HEWAN DAN TUMBUHAN
12. TATA SURYA (SOLAR SYSTEM)
13. CAHAYA
14. MASA PUBERTAS
15. CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
16. ZAT GIZI
17. Energi Alternatif dengan Kompor Matahari


Mata Pelajaran Bahasa Indonesia:

1. KATA
2. KATA ULANG
3. Kalimat
4. IMBUHAN
5. Unsur Kalimat
6. MAKNA KATA
7. HURUF KAPITAL
8. TANDA BACA


Materi IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial):

1. Daftar Bandar Udara & Pelabuhan
2. Pemilihan Umum (Pemilu)
3. PENINGGALAN SEJARAH
4. KENAMPAKAN ALAM
5. KENAMPAKAN ALAM INDONESIA DAN KONDISI NEGARA TETANGGA
6. KELUARGA
7. KEDATANGAN BELANDA
8. UPAYA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN
9. PEMBAGIAN BENUA
10. PERKEMBANGAN SISTEM ADMINISTRASI WILAYAH INDONESIA
11. TABUNGAN
12. SUKU BANGSA DAN RUMAH ADAT

Agama:

1. ASMAUL HUSNA


PKn:

1. Cinta Lingkungan
2. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA



Diposkan oleh M Rizki di Senin, Desember 15, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: agama, bahasa indonesia, bahasa inggris, ipa, latihan matematika, materi IPS, pelajaran sd, pkn
Reaksi:
IPA: Sistem Pencernaan Makanan

Sistem pencernaan makanan merupakan kumpulan dari alat pencernaan yang berfungsi untuk mencerna makanan menjadi sari-ari makanan untuk disebarkan ke seluruh tubuh.

Alat pencernaan adalah bagian-bagian tubuh yang berperan dalam mencerna makanan yang kita makan.
Fungsi alat pencernaan makanan adalah mengubah bentuk kasar menjadi bentuk yang halus dan lembut sehingga dapat diserap oleh usus.

Pencernaan makanan terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

1. Pencernaan mekanis : pencernaan dengan gigi ketika mengunyah makanan dalam rongga mulut untuk mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
2. Pencernaan kimiawi : proses pengubahan makanan dengan bantuan enzim pencernaan sehigga menjadi bentuk yang dapat diserap oleh tubuh.



ALAT PENCERNAAN MAKANAN

RONGGA MULUT

* Mulut adalah rongga lonjong yang menjadi awal proses pencernaan makanan.
* Di dalam rongga mulut terdapat gigi untuk mengunyah makanan dan kelenjar ludah.
* Makanan yang masuk ke mulut akan tercampur air liur.
* Makanan dibolak balik oleh lidah dan dilumat oleh gigi.
* Pada rongga mulut terjadi 2 proses pencernaan yaitu secara kimiawi dengan enzim ptialin dalam air liur dan secara mekanik dengan gigi.
* Enzim ptyalin berfungsi untuk mencernakan zat tepung


Gigi

* Gigi terbuat dari bahan yang keras yaitu dentin.
* Gigi mempunyai mahkota yang terdiri dari leher mahkota dan akar mahkota.
* Leher mahkota dikelilingi gusi.
* Akar mahkota terdapat di bawah gusi.
* Bagian gigi yang menjulang di atas gusi ditutupi oleh email.
* Terdapat 2 kelompok yaitu gigi sementara (gigi sulung) dan gigi tetap.
* Jumlah gigi sulung adalah 10 buah pada tiap rahang terdiri dari 2 gigi seri (insisvus), 1 gigi taring (kanina), dan 2 gigi geraham (molar)
* Jumlah gigi tetap yaitu 32 buah (16 buah tiap rahang) terdiri dari 2 gigi seri (insisvus), 1 gigi taring (kanina), 2 geraham depan (premolar), dan 3 geraham belakang (molar)
* Gigi seri berfungsi untuk memotong makanan.
* Gigi taring berfungsi untuk mengoyak makanan.
* Gigi geraham berfungsi untuk mengunyah makanan.


TEKAK (PHARYNX)

* Pharunx terletak di belakang hidung, mulut dan larynx (tenggorokan).
* Pharynx merupakan saluran berbentuk kerucut dari bahan membaran yang berotot dengan bagian terlebar di sebelah atas.


Bagian-bagian pharynx :

1. Nasopharynx : terletak di belakang hidung dan terdapat lubang saluran eustachius.
2. Pharynx Oralis: terletak di belakang mulut dan terdapat tonsil (amandel
3. Pharynx Laryngeal yang merupakan bagian terendah dari larynx.



KERONGKONGAN (ESHOPHAGUS)

* Kerongkongan merupakan sebuah tabung berotot dengan panjang 20 – 25 cm mulai dari tekak sampai lambung.
* Terletak di belakang trakhea dan di depan tulang punggung.
* Setelah melalui rongga paru-paru, kerongkongan menembus diafragma dan masuk ke dalam perut (abdomen) kemudian bersambung dengan lambung.
* Kerongkongan berdinding 4 lapis yang terdiri atas jaringan ikat, lapisan otot, lapisan submukosa, dan selaput lendir (mukosa).
* Makanan dari rongga mulut akan disalurkan oleh kerongkongan menuju lambung.
* Gerakan yang terjadi pada kerongkongan adalah gerak peristaltik yaitu gerakan mendesak dan memijat ke satu arah.


SELANJUTNYA:

• LAMBUNG (VENTRIKULUS)
• USUS DUA BELAS JARI (DUODENUM)
• USUS HALUS
• USUS BESAR (COLON)

DOWNLOAD DISINI


Diposkan oleh M Rizki di Senin, Desember 15, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, ipa, lambung, mulut, pelajaran sd, perut, sistem pencernaan makanan, usus
Reaksi:
IPA: Z A T G I Z I

Gizi merupakan zat-zat yang ada pada makanan yang diperlukan oleh tubuh.

Zat gizi dibagi ke dalam 3 golongan berdaarkan fungsinya yaitu :
1. Zat Tenaga terdiri dari karbohidrat dan lemak.
2. Zat Pembangun terdiri dari protein dan mineral.
3. Zat pengatur terdiri dari mineral, vitamin, dan air.

Macam-macam zat gizi :
1. Karbohidrat
2. Protein
3. Lemak
4. Vitamin
5. Mineral
6. Air


KARBOHIDRAT

Karbohidrat disebut juga hidrat arang merupakan senyawa yang mengandung unsur-unsur C, H dan O.

Macam-macam karbohidrat adalah : glukosa, sukrosa, maltosa, laktosa, selulosa.

Fungsi karbohidrat :
1. Sebagai bahan bakar yang akan menghasilkan tenaga dan panas.
2. Untuk pembentukan protein dan lemak.
3. Memelihara keseimbangan senyawa asam dan basa.

Contoh bahan makanan yang mengandung karbohidrat :
nasi, jagung, umbi-umbiam, kacang-kacangan, singkong dll.


PROTEIN
Protein disebut juga zat putih telur merupakan satu-satunya kelompok makanan yang mengandung nitrogen.
Protein terdiri dari protein nabati (berasal dari tumbuhan) dan protein hewani (berasal dari hewan).

Fungsi protein :
1. Sebagai bahan pembangun sehingga sebagian besar tubuh kita terdiri dari zat putih telur.
2. Menggantikan bagian tubuh yang rusak.
3. Pembuatan enzim, hormon, dan pigmen.

Contoh bahan makanan yang mengandung protein :
Protein nabati : tahu, tempe, kacang-kacangan
Protein hewani : ikan, ayam, daging, telur


SELANJUTNYA:

• LEMAK
• VITAMIN
• GARAM MINERAL
• AIR

DOWNLOAD DISINI


Diposkan oleh M Rizki di Senin, Desember 15, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: garam air, gizi, lemak, protein, protein karbohidrat, vitamin, zat gizi
Reaksi:
Minggu, 14 Desember 2008
Matematika: Bangun Datar
Bangun datar dalam matematika disebut bangun geometri.
Macam-macam bangun datar

SEGITIGA

* Segitiga merupakan bangun geometri yang dibentuk oleh 3 buah garis saling bertemu dan membentuk 3 buah titik sudut.
* Bangun segitiga dilambangkan dengan ∆.
* Jumlah sudut pada segitiga besarnya 180⁰.


Jenis-jenis segitiga :

a. Segitiga Sama Sisi

1. mempunyai 3 sisi sama panjang.
2. mempunyai 3 sudut sama besar yaitu 60⁰.
3. mempunyai 3 simetri lipat.
4. mempunyai 3 simetri putar.


b. Segitiga Sama Kaki

1. mempunyai 2 sisi yang berhadapan sama panjang.
2. mempunyai 1 simetri lipat.
3. mempunyai 1 simetri putar.


c. Segitiga Siku-Siku

1. mempunyai 2 sisi yang saling tegak lurus.
2. mempunyai 1 sisi miring.
3. salah satu sudutnya adalah sudut siku-siku yaitu 90⁰.
4. tidak mempunyai simetri lipat dan putar.

untuk mencari panjang sisi miring digunakan rumus phytagoras :



Rumus Keliling segitiga


Rumus Luas Segitiga




PERSEGI

* Persegi adalah bangun datar yang dibatasi 4 sisi yang sama panjang.
* Mempunyai 4 titik sudut.
* Mempunyai 4 sudut siku-siku 90⁰.
* Mempunyai 2 diagonal yang sama panjang.
* Mempunyai 4 simetri lipat.
* Mempunyai 4 simetri putar.


Rumus Keliling Persegi


Rumus Luas Persegi



RUMUS LUAS DAN KELILING BANGUN DATAR LAINNYA:

• PERSEGI PANJANG
• JAJARAN GENJANG
• BELAH KETUPAT
• LAYANG-LAYANG
• TRAPESIUM LINGKARAN

SILAKAN, DOWNLOAD DISINI


Diposkan oleh M Rizki di Minggu, Desember 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bangun datar, matematika, persegi, rumus bangun, segitiga
Reaksi:
Bahasa Indonesia: KATA

Kata adalah satuan bahasa terkecil yang dapat berdiri sendiri dengan makna yang bebas.

Jenis-jenis kata:

1. Kata Baku
Kata baku adalah kata yang pengucapan atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar sesuai dengan EYD, tata bahasa Indonesia, dan kamus umum.
Contoh : saya, ibu, dilihat, bertemu.

2. Kata Tidak Baku
Kata yang pengucapan atau penulisannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar.
Contoh : nyokap, liatin, ketemu

3. Kata Dasar
Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
Contoh : Aku senang karena engkau datang.

4. Kata Jadian
Kata jadian adalah awalan atau akhiran dari bentuk dasar yang berupa gabungan kata.
Penulisannya serangkai dengan kata yang mengikutinya.
Contoh : bertanggung jawab, tanda tangani, menitikberatkan.

5. Kata Majemuk
Kata majemuk merupakan gabungan dua buah kata atau lebih yang membentuk arti baru.
Gabungan kata haruslah menerangkan seluruh gabungan yang ada sebagai satu kesatuan bentuk, bukan menerangkan salah satu kata dari gabungan itu.
Contoh : makan hati : susah atau sedih
panjang tangan : suka mencuri
keras kepala : susah diatur
besar kepala : sombong
tinggi hati : sombong
buah hati : kesayangan
buah tangan : oleh-oleh

Selanjutnya:

6. Kata Kerja
7. Kata Sifat
8. Kata Bilangan
9. Kata Ganti
10. Kata Tanya
11. Kata Seru (interjeksi)
12. Kata Depan
13. Kata Keterangan
14. Kata Sambung
15. Kata Si dan Sang
16. Kata Khusus
17. Kata Umum
18. Kata Serapan

Silakan DOWNLOAD DISINI



Diposkan oleh M Rizki di Minggu, Desember 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa, bahasa indonesia, baku, dasar, jadian, kalimat majemuk, kata, tanya, tata bahasa, tidak baku
Reaksi:
Bahasa Indonesia: KATA ULANG

Kata ulang adalah bentuk pengulangan kata dasar.
Biasanya menggunakan tanda hubung ( - )

Jenis-jenis kata ulang :

1. Kata Ulang Murni (dwilingga)
Kata ulang murni merupakan bentuk pengulangan kata dasar.
Contoh : murid-murid, buku-buku
Arti yang terbentuk dari kata ulang murni antara lain :

a. menyatakan intensitas kuantitatif (banyak tak tertentu)
Contoh : orang-orang, burung-burung
b. menyerupai
Contoh : kuda-kuda, siku-siku
c. melemahkan arti atau ketidaktentuan
Contoh : apa-apa, ragu-ragu
d. intensitas kualitatif (bersifat menegaskan)
Contoh : tinggi-tinggi, bagus-bagus
e. menyatakan himpunan (kolektif)
Contoh : dua-dua, tiga-tiga
f. menyatakan kesamaan sifat
Contoh : besar-besar, kecil-kecil

Selengkapnya untuk:
2. Kata Ulang Berimbuhan
3. Kata Ulang Berubah Bunyi
4. Kata Ulang Dwipurna

Silakan DOWNLOAD DISINI


Diposkan oleh M Rizki di Minggu, Desember 14, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa, bahasa indonesia, dwilingga, dwipurna, kata ulang
Reaksi:
Kamis, 11 Desember 2008
IPS: Daftar Bandar Udara & Pelabuhan

Buat teman-teman yang ingin mengetahui daftar nama-nama Bandar Udara dan Pelabuhan Laut yang ada di Indonesia silakan :

DOWNLOAD DISINI


Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 11, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bandar udara, bandara, materi IPS, pelabuhan laut
Reaksi:
IPA: BUMI, BULAN, DAN MATAHARI

Rotasi Bumi

* Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya.
* Bumi berputar pada porosnya dengan kemiringan 23½o dari garis tegak lurus bidang tempat bumi beredar (sumbu tegak ekliptika)
* Poros bumi merupakan garis khayal yang menembus bumi.
* Bumi sekali berputar pada porosnya selama 24 jam.


Pengaruh Rotasi Bumi

1. Terjadinya siang dan malam
Ketika berotasi ada bagian bumi yang menghadap matahari dan ada yang membelakangi matahari. Bagian bumi yang menghadap matahari menjadi terang (siang), dan yang membelakangi matahari menjadi gelap (malam).

2. Terjadinya gerak semu harian matahari
Gerak semu harian matahari adalah gerakan matahari yang terlihat dari timur ke barat. Sebenarnya gerakan tersebut disebabkan oleh rotasi bumi dari barat ke timur yang membuat kita seolah-olah melihat matahari bergerak dari timur ke barat.

3. Terjadinya perbedaan waktu
Rotasi bumi menempuh lintasan sebesar 360⁰ selama 24 jam. Jadi setiap 1 jam bumi menempuah lintasan 15⁰.
Di kota Greenwich (Inggris) ditetapkan garis khayal yang membagi bumi menjadi dua bagian yaitu barat dan timur. Garis khayal ini disebut garis bujur 0⁰. Dari bujur 0⁰ ke arah timur sejauh 180⁰ disebut Bujur Timur (BT). Dari bujur 0⁰ ke arah barat sejauh 180⁰ disebut Bujur Barat (BB).
Seluruh negara di dunia terletak dalam wilayah bujur yang berbeda. Perbedaan bujur dan rotasi bumi menyebabkan waktu di tiap negara berbeda-beda. Seluruh dunia dibagi menjadi 24 perbedaan waktu karena 360⁰ : 15⁰ = 24.

4. Terjadinya pembelokan arah angin
Pada bulan September – Maret angin dari utara bertiup menuju khatulistiwa berbelok ke arah timur.
Pada bulan Maret – September angin dari arah selatan bertiup menuju khatulistiwa berbelok ke arah barat.


REVOLUSI BUMI

* Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari.
* Waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari (1 tahun)
* Orbit bumi berbentuk elips.
* Pada saat berevolusi, sumbu bumi selalu miring dengan arah 23½⁰ terhadap sumbu tegak ekliptika atau 66½⁰ terhadap garis edar bumi.
* Revolusi bumi menyebabkan terjadinya gerak semu tahunan matahari yaitu matahari setiap tahun seolah-olah bergeser ke arah utara dan selatan khatulistiwa.


ROTASI DAN REVOLUSI BULAN

* Ada 3 macam gerakan bulan yaitu :

1. Bulan berotasi : bulang berputar pada porosnya.
2. Bulan berevolusi terhadap bumi: bulan beredar mengelilingi bumi.
3. Bulan bersama bumi berevolusi terhadap matahari: bulan bersama bumi beredar mengelilingi matahari.


* Kala rotasi bulan adalah 29½ hari.
* Kala revolusi bulan terhadap bumi adalah 29½ hari.
* Kala revolusi bulan dan bumi terhadap matahari adalah 365¼ hari.
* Permukaan bulan yang menghadap bumi selalu sama karena kala rotasi bulan dan revolusi bulan terhadap bumi sama yaitu 29½ hari.
* Selama berevolusi terhadap bumi terjadi perubahan bentuk bulan.
* Pada saat berevolusi bidang edar bulan miring sebesar 5⁰ terhadap bidang edar bumi.
* Perubahan bentuk bulan terjadi akibat matahari menyinari bagian-bagian yang berlainan pada sisi yang kita liat.
* Perubahan bentuk bulan dibebut fase-fase bulan.


* Macam-macam fase bulan :

1. Fase bulan baru atau bulan mati

* Terjadi pada hari ke-0 atau hari ke-29½.
* Bulan berada di antara bumi dan matahari tetapi tidak benar-benar dalam satu garis lurus.
* Seluruh permukaan bulan yang menghadap bumi tidak mendapat sinar matahari.
* Bulan yang terlihat di bumi setiap malam akan mencapai bentuk seperti bulan sabit.


2. Fase setengah lingkaran

* Terjadi pada hari ke-7½.
* Bulan berbentuk setengah lingkaran (cakram).
* Bulan bergerak mengelilingi bumi hingga berbentuk bulan cambung jika dilihat dari bumi.


3. Fase bulan purnama atau bulan penuh

* Kedudukan bumi terletak antara matahari dan bulan tetapi tidak benar-benar dalam satu garis lurus.
* Seluruh permukaan bulan yang mengarah ke bumi mendapat cahaya matahari.
* Terjadi pada hari ke-14¾.
* Bulan terlihat di bumi hingga bentuknya kembali menjadi bulan cembung.


4. Fase akhir

* Terjadi pada hari ke-22¼.
* Bulan kembali terlihat setengah lingkaran sampai terlihat seperti bulan sabit.
* Bulan bergerak menyelesaikan peredarannya.



GERHANA BULAN

* Gerhana bulan terjadi bila matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus.
* Bidang edar bumi berimpit dengan bidang edar bumi.
* Cahaya matahari menuju bulan terhalang oleh bumi (bulan memasuki bayang-bayang bumi) sehingga hanya sebagian kecil atau tidak ada sama sekali cahaya matahari yang mencapai bulan.
* Gerhana bulan terjadi pada fase bulan purnama.
* Gerhana bulan bulan diawali dengan mulai tertutupnya bulan oleh bayangan bumi secara sedikit demi sedikit kira-kira 2 x 60 menit (120 menit).
* Gerhana bulan total berlangsung kira-kira 100 menit (1 jam 40 menit).
* Jadi seluruh gerhana bulan berlangsung selama 220 menit.


Mekanisme gerhana bulan :

* Bulan memasuki bayang-bayang bumi.
* Karena matahari lebih besar dari bumi ada dua bayang-bayang bumi yaitu umbra dan penumbra.
* Umbra adalah bayangan inti yang berupa daerah sangat gelap.
* Penumbra adalah bayangan kabur.
* Gerhana bulan total terjadi jika seluruh permukaan bulan masuk ke dalam umbra.
* Gerhana bulan sebagaian terjadi bila hanya sebagian permukaan bulan yang masuk ke umra, sementara permukaan lainnya masuk ke penumbra.


GERHANA MATAHARI

* Gerhana matahari terjadi bila bulan berada di antara bumi dan matahari.
* Cahaya matahari yang perpancar ke bumi terhalang oleh bulan.
* Gerhana marahari terjadi sekitar 7 menit.
* Gerhana matahari merupakan pemandangan indah tetapi membahayakan mata.
* Pada saat sinar matahari sudah seluruhnya tertutupi oleh bulan dan hanya terlihat korona (lingkaran sinar yang mengelilingi matahari) barulah mata kita aman untuk melihat gerhana.


Macam-macam gerhana matahari :

1. Gerhana matahari total: terjadi di suatu daerah di bumi yang terkena umbra bulan.
2. Gerhana matahari sebagian: di suatu daerah di bumi yang terkena penumbra bulan.
3. Gerhana matahari cincin: jika bumi terken lanjutan umbra bulan dan terjadi pada saat bulan berapa pada titik terjauhnya dari bumi (titik aphellion = 405.530 km)
4. Pada saat terhadi gerhana matahari cincin, matahari dan dan bayangan bulan akan tampak seperti cincin yang bersinar.


Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 11, 2008 2 komentar Link ke posting ini
Label: bulan, bumi, gerhana bulan, gerhana matahari, ipa, kompor matahari, revolusi, rotasi
Reaksi:
Matematika: BANGUN RUANG

Bangun ruang adalah bangun matematika yang mempunyai isi ataupun volume.
Bagian-bagian bangun ruang :

1. Sisi: bidang pada bangun ruang yang membatasi antara bangun ruang dengan ruangan di sekitarnya.
2. Rusuk: pertemuan dua sis yang berupa ruas garis pada bangun ruang.
3. Titik sudut: titik hasil pertemuan rusuk yang berjumlah tiga atau lebih.

Jenis-jenis bangun ruang yang umum dikenal adalah:

1. Balok
2. Kubus
3. Prisma
4. Limas
5. Kerucut
6. Tabung dan
7. Bola

Masing-masing bangun tersebut memiliki rumusan dalam menghitung luas maupun isi/volumenya. Untuk mendapatkan rumusan/formula tersebut silakan

DOWNLOAD DISINI


Diposkan oleh M Rizki di Kamis, Desember 11, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bangun ruang, formula bangun, latihan matematika, ruang, rumus bangun
Reaksi:
Selasa, 09 Desember 2008
IPA: Alat Indera

Manusia memiliki 5 alat indera yang sering disebut panca indera. Panca indera manusia terdiri dari :

* mata sebagai indera penglihat
* telinga sebagai indera pendengar
* hidung sebagai indera pencium
* lidah sebagai indera pengecap
* kulit sebagai indera peraba

Lebih detil Download Gratis DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 09, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: alat indera, hidung, ipa, kulit, lidah, mata, materi IPA, telinga
Reaksi:
Bahasa: Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua kalimat tunggal atau lebih. Dalam pembentukkannya ada yang memerlukan kata penghubung ada pula yang tidak. Kalimat majemuk terdiri dari :

* kalimat majemuk setara
* kalimat majemuk bertingkat
* kalimat majemuk campuran
* kalimat majemuk rapatan

Selengkapnya silakan Download Disini
Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 09, 2008 4 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, kalimat majemuk, rangkuman bahasa, tata bahasa
Reaksi:
Bahasa Indonesia: Kalimat

Kalimat adalah bagain terkecil dari teks atau wacana yang mengungkapkan pikiran. Secara lisan kalimat sering diiringi oleh nada bicara, jeda dan intonasi. Sedangkan secara tertulis kalimat ditandai dengan penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang sesuai.
Macam-macam kalimat

* kalimat aktif dan kalimat pasif
* kalimat langsung dan kalimat tidak langsung
* kalimat tunggal dan kalimat majemuk
* kalimat efektif
* kalimat berita
* kalimat perintah
* kalimat tanya

Kalimat Aktif

* Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan.
* Biasanya memiliki predikatnya berupa kata kerja berawalan me atau ber.
* Contoh :

Nina menulis surat untuk nenek.

Kalimat Pasif

* Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan.
* Biasanya memiliki predikat berupa kata kerja berawalan di-.
* Contoh :

Surat untuk nenek ditulis oleh Nina.


Kalimat Langsung

* Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan orang.
* Bagian kutipan dalam kalimat langsung dapat berupa kalimat tanya atau kalimat perintah.
* Biasanya ditandai dengan tanda petik ( “....” )
* Contoh :

Ibu berkata, “Anis, jangan bermain-main saja, kamu harus belajar !”

Kalimat Tidak Langsung

* Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan orang lain.
* Bagian kutipan pada kalimat langsung berubah menjadi kalimat berita.
* Contoh :

Ibu berkata bahwa aku harus rajin belajar.


Bersambung..... selengkapnya download Gratis DISINI

Diposkan oleh M Rizki di Selasa, Desember 09, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa, kalimat, kalimat aktif, kalimat berita, kalimat efektif, kalimat langsung, kalimat majemuk, kalimat pasif, kalimat perintah, kalimat tanya, kalimat tunggal, rangkuman bahasa, tidak langsung
Reaksi:
Jumat, 05 Desember 2008
Bahasa Indonesia: IMBUHAN

Imbuhan adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk membentuk suatu kata. Imbuhan terdiri dari awalan (prefiks), sisipan (infiks), akhiran (sufiks), dan awalan-akhiran (konfiks)

Selengkapnya download DISINI.
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, Desember 05, 2008 1 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, imbuhan, indonesia, tata bahasa
Reaksi:
Bahasa Indonesia: Unsur Kalimat
Kalimat tersusun dari unsur-unsur kalimat yang meliputi subjek, predikat, objek, dan keterangan. Subjek disebut juga pokok kalimat. Predikat berfungsi untuk menerangkan subjek. Objek merupakan keterangan predikat yang terdiri dari objek penderita dan objek penyerta. Sedangkan keterangan mempunyai hubungan yang renggang dengan predikat. Jenis-jenis keterangan diantaranya keterangan tempat, waktu, alat, tujuan dsb.

Selengkapnya download DISINI
Diposkan oleh M Rizki di Jumat, Desember 05, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: bahasa indonesia, kalimat, materi bahasa, unsur, unsur kalimat
Reaksi:
Biologi: RANGKA MANUSIA

RANGKA KEPALA (TENGKORAK)

1. Tulang Dahi
2. Tulang Pelipis
3. Tulang Ubun-Ubun
4. Tulang Kepala belakang
5. Tulang Pipi
6. Tulang Hidung
7. Tulang Rahang Atas
8. Tulang Rahang Bawah


RANGKA BADAN

1. Tulang Leher
2. Tulang Atlas
3. Tulang Selangka
4. Tulang Belikat
5. Tulang Dada
6. Tulang Rusuk (12 Pasang)
7. 7 Pasang Rusuk Sejati
8. 3 Pasang Rusuk Palsu
9. 2 Pasang Rusuk Melayang
10. Tulang Belakang
11. Tulang Panggung
12. Tulang Pinggul Atas
13. Tulang Kelangkang
14. Tulang Tungging
15. Tulang Duduk
16. Tulang Ekor


RANGKA ANGGOTA GERAK ATAS

1. Tulang Lengan Atas
2. Tulang Hasta
3. Tulang Pengumpil
4. Tulang Pergelangan Tangan
5. Tulang Telapak Tangan
6. Tulang Jari Tangan


RANGKA ANGGOTA GERAK BAWAH

1. Tulang Paha
2. Tulang Tempurung Lutut
3. Tulang Kering
4. Tulang Betis
5. Tulang Pergelangan Kaki
6. Tulang Telapak Kaki
7. Tulang Jari Kaki

Diposkan oleh M Rizki di Jumat, Desember 05, 2008 0 komentar Link ke posting ini
Label: biologi, rangka manusia, tulang
Reaksi:
Kamis, 04 Desember 2008
Matematika: Soal Skala untuk SD Kelas 6

1. Jarak kota A dan B pada peta 240 km. Berapa skalanya jika jarak pada peta 20 cm ?

2. Jarak kota Bogor – Sukabumi 45 km. Berapa cm jarak pada peta jika skalanya 1 : 3.000.000 ?

3. Jarak Bandung – Yogyakarta pada peta 23 cm. Berapa km jarak sebenarnya jika skalanya 1 : 2.000.000 ?

4. Jarak kota Cirebon – Tegal pada peta 5 cm. Berapa skalanya jika jarak sebenarnya 90 km ?

5. Jarak kota Bandung – Jakarta 180 km. Jika skalanya 1 : 2.000.000, berapa cm jarak pada peta ?

6. Jarak kota P – Q 6 cm pada peta. Skalanya 1 : 1.200.000. Berapa km jarak sebenarnya ?

7. Jarak Jakarta – Semarang pada peta 17 cm. Berapa skalanya jika jarak sebenarnya 425 km ?

8. Jarak kota B – C adalah 52,5 km. Berapa cm jarak pada peta jika skalanya 1 : 1.500.000 ?

9. Jarak kota Y dan Z pada peta 12 cm. Skala pada peta tersebut adalah 1 : 50.000. Berapa km jarak sebenarnya ?

10. Jarak kota Bogor –Jakarta pada peta 5 cm. Jarak sebenarnya adalah 15 km. Berapa skalanya ?


Jawaban

1. 20 cm : 24.000.000 cm = 1 : 1.200.000
2. 4.500.000 cm : 3.000.000 = 1,5 cm
3. 23 cm x 2.000.000 = 46.000.000 cm = 460 km
4. 5 cm : 9.000.000 cm = 1 : 1.800.000
5. 18.000.000 cm : 2.000.000 = 9 cm
6. 6 cm x 1.200.000 = 7.200.000 cm = 72 km
7. 17 cm : 42.500.000 cm = 1 : 2.500.000
8. 5.250.000 cm : 1.500.000 = 3,5 cm
9. 12 cm x 50.000 = 600.000 cm = 6 km
10. 5 cm : 1.500.000 cm = 1 : 300.000